Banner Honda PCX

Hanya Lamine Yamal yang Bisa Mempertahankan Penghargaan Kopa Trophy

Hanya Lamine Yamal yang Bisa Mempertahankan Penghargaan Kopa Trophy

Lamine Yamal mengukir sejarah pada Senin malam.--IG/@football__hqs

PALPRES.COM - Lamine Yamal, Bintang muda Barcelona, ​​menjadi pemain pertama dalam sejarah yang bisa mempertahankan penghargaan Kopa Trophy.

Meraih penghargaan yang diberikan kepada pemain pria terbaik di bawah usia 21 tahun pada tahun 2024 setelah tahun yang gemilang bersama Spanyol di Kejuaraan Eropa, Yamal kembali mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Tim Barcelona asuhan Hansi Flick telah bangkit kembali membawa tim Catalan meraih treble domestik, meraih La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol, semuanya dengan mengalahkan rival berat mereka, Real Madrid.

Yamal, meskipun usianya masih muda, berperan penting dalam kemenangan-kemenangan ini, dengan mencetak 18 gol dan 25 assist di semua kompetisi.

BACA JUGA:Ousmane Dembele Pemenang Ballon d’Or Pria 2025

BACA JUGA:Red Sparks ‘Tak Bergigi’ Usai Ditinggal Megawati, Ini Buktinya!

Di luar statistik yang dingin dan keras, pemain berusia 18 tahun ini membangkitkan rasa takut yang membara di hati rekan-rekan profesionalnya.

Dalam persiapan menuju final Liga Champions 2025, enam pemain Inter diminta untuk menyebutkan lawan terberat mereka musim ini.

Keenamnya, yang tersebar di seluruh lapangan, dari penjaga gawang hingga penyerang, memilih Yamal.

Daftar Pemenang Trofi Kopa


Lamine Yamal mempertahankan gelarnya--IG/@football__hqs

  • Tahun 2018 Kylian Mbappe dari PSG
  • Tahun 2019 Matthijs de Ligt dari Juventus
  • Tahun 2021 Pedri dari Barcelona
  • Tahun 2022 Gavi dari Barcelona
  • Tahun 2023 Jude Bellingham dari Real Madrid
  • Tahun 2024 Lamine Yamal dari Barcelona
  • Tahun 2025 Lamine Yamal dari Barcelona

BACA JUGA:Sumsel United Catat Hasil Sempurna, Kalahkan Persiraja 3-2

BACA JUGA:Tahan Imbang Persikad Depok 3-3, Sriwijaya FC Raih Poin Perdana

Inter berhasil menyingkirkan Barcelona dari semifinal Liga Champions meskipun Yamal telah berusaha sekuat tenaga.

Ancaman yang lincah ini selalu menyerang dan melewati lini belakang klub Italia tersebut sebanyak 38 kali dalam pertandingan dua leg tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: