Banner Honda PCX

Gubernur Herman Deru Bangga Ponpes Bahrul Ulum jadi Ruang Sinergi Pendidikan Agama dan Modern

Gubernur  Herman Deru Bangga Ponpes Bahrul Ulum jadi Ruang Sinergi Pendidikan Agama dan Modern

Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, menjadi saksi pertemuan bersejarah antara Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dengan para Kyai, tokoh agama, guru ngaji, petani, serta ribuan santri, Kamis (25/9/2025).--

PALPRES.COM- Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, menjadi saksi pertemuan bersejarah antara Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dengan para Kyai, tokoh agama, guru ngaji, petani, serta ribuan santri, Kamis (25/9/2025).

Gubernur Sumsel H. Herman Deru hadir mendampingi agenda silaturahmi tersebut.

Kegiatan ini mendapat sambutan meriah dari masyarakat Banyuasin yang sejak lama menantikan kehadiran Wapres.

Para santriwan dan santriwati pun tak kalah antusias menyambut tokoh nasional yang hadir untuk memberi arahan.

BACA JUGA:Kunker ke Palembang, Wapres Gibran Rakabuming Kunjungi Sekolah Rakyat

BACA JUGA:Gubernur Sumsel Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar di Palembang, Serap Aspirasi Pedagang dan Nikmati Pempek

Dalam kesempatan itu, Gibran mengapresiasi dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program swasembada pangan.

Menurutnya, sinergi ini penting mengingat Banyuasin dikenal sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional.

“Program swasembada pangan harus terus dijalankan dengan monitoring yang ketat. Kita harapkan kualitas dan produktivitas pertanian semakin meningkat,” kata Gibran.

Ia juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam sektor pertanian.

BACA JUGA:Herman Deru Siap Dukung Percepatan Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera

BACA JUGA:Herman Deru Gercep Kirim Surat Resmi dan Kontak Langsung ke PUPR untuk Perbaikan Ruas Jalan Palembang–Betung

Dengan dukungan teknologi modern, para santri diharapkan bisa berkontribusi nyata dalam memajukan bidang pertanian.

“Santri harus punya bekal ilmu agama yang kuat, tapi juga wajib melek teknologi. Saya harap pesantren seperti Bahrul Ulum bisa ikut pelatihan AI agar tidak tertinggal perkembangan zaman,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait