Gubernur Herman Deru Apresiasi Muba, Catat Sejarah Turunkan Angka Kemiskinan ke Satu Digit
Sidang Paripurna Istimewa HUT Muba ke-69 di Gedung DPRD Muba, Senin (29/9/2025).--
PALPRES.COM- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru memberikan apresiasi tinggi kepada Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang berhasil menorehkan sejarah baru dengan menurunkan angka kemiskinan di bawah 10 persen, tepatnya 9,97 persen.
Pencapaian ini nilainya sebagai langkah besar dalam sejarah pembangunan daerah.
Menurut Herman Deru, capaian tersebut bukan hal yang mudah diraih, sebab menurunkan angka kemiskinan membutuhkan strategi yang matang serta kekompakan semua pihak.
“Hari ini dinyatakan tercapai menurunkan angka kemiskinan satu digit. Ini prestasi yang menjadi ukiran sejarah. Namun mempertahankan dan menurunkan lagi tentu tidak mudah, modalnya satu yakni kekompakan,” ujarnya dalam Sidang Paripurna Istimewa HUT Muba ke-69 di Gedung DPRD Muba, Senin (29/9/2025).
BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Salurkan 269 KPR FLPP Senilai Rp43 Miliar Sepanjang September 2025
BACA JUGA:Berburu Peluang Kerja di Stand Disnakertrans, Antusiasme Anak Muda Warnai Muba Expo 2025
Dalam kesempatan itu, Gubernur menekankan pentingnya semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah, legislatif, forkopimda, maupun tokoh masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.
Ia menyebutkan bahwa Muba memiliki potensi sumber daya yang luar biasa, tetapi selama ini masih dibayangi tingginya angka kemiskinan.
Dengan tagline “solid kita kuat, jujur kita hebat, berbudaya kita maju”, Herman Deru menilai Muba memiliki semangat untuk bergerak lebih cepat dalam menghadapi tantangan.
Ia menegaskan bahwa langkah nyata dalam menurunkan kemiskinan dapat dilakukan dengan dua cara: menurunkan biaya hidup masyarakat atau meningkatkan penghasilan mereka.
BACA JUGA:Bupati Tegaskan Muba Expo 2025 Perkuat Ekonomi Lokal dan Tarik Investor
BACA JUGA:Herman Deru Lantik Toha Tohet Pimpin Partai NasDem Muba 2025-2029
Herman Deru menambahkan, peringatan hari jadi daerah seperti HUT Muba bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk mengevaluasi capaian pembangunan.
“Inilah wahana kita untuk introspeksi, apa yang sudah kita lakukan, apa yang sedang kita lakukan, dan apa yang akan kita lakukan. Maka kita harus lebih baik kedepannya,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
