Banner Honda PCX

Mengejutkan! Tim Satgaswil Densus 88 Muncul di Rutan Palembang, Bawa Misi Penting bagi Narapidana

Mengejutkan! Tim Satgaswil Densus 88 Muncul di Rutan Palembang, Bawa Misi Penting bagi Narapidana

Kegiatan penyuluhan atau ceramah agama dengan tema “Islam sebagai Rahmat” telah dilaksanakan di Rutan Kelas I Palembang dengan melibatkan pegawai serta warga binaan. -Humas Polda Sumsel-

PALEMBANG, PALPRES.COM - Kegiatan penyuluhan atau ceramah agama dengan tema “Islam sebagai Rahmat” telah dilaksanakan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Palembang dengan melibatkan pegawai serta warga binaan, Selasa 20 Januari 2026. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deradikalisasi dan penanggulangan paham radikalisme serta terorisme melalui pendekatan keagamaan yang moderat, humanis, dan menyejukkan. 

Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang ajaran Islam yang menekankan nilai-nilai kasih sayang, toleransi, keadilan, dan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam ceramah yang disampaikan, tim menegaskan bahwa Islam hadir sebagai rahmatan lil ‘alamin, yaitu agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, bukan hanya bagi umat Islam semata. 

BACA JUGA:Tangkal Radikalisme di Ruang Digital, Densus 88 Bekali Warga Binaan Palembang Wawasan Kebangsaan

BACA JUGA:Densus 88 AT Polri & Pemerintah Perkuat Kolaborasi Tangani Anak Terpapar Konten Kekerasan di Ruang Digital

Disampaikan pula bahwa segala bentuk kekerasan, ekstremisme, dan tindakan terorisme tidak sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan persaudaraan. 

Melalui pemahaman agama yang benar dan moderat, diharapkan para pegawai dan warga binaan mampu membentengi diri dari pengaruh ideologi radikal serta tidak mudah terprovokasi oleh ajaran yang menyimpang.

Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai universal, dinamis, humanis, kontekstual dan abadi sepanjang masa.  

Dan agama Islam merupakan agama yang sudah Allah sempurnakan untuk menjadi pedoman hidup manusia yang sudah Allah sampaikan dalam Al-Quran dan Allah tegaskan bahwa Nabi Muhammad sebagai rasul terakhir dan penutup para nabi sebelumnya melalui Malaikat Jibril.

BACA JUGA:Densus 88, BIN, dan Polres OKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Lempuing

BACA JUGA:400 Guru BK DKI Jakarta Dibekali Densus 88 untuk Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan dan Paham Radikal

Bahwa di Indonesia banyak keanekaragaman baik secara suku, budaya, agama maupun paham keagamaan, hal ini bukan menjadi alat atau bahan untuk memperuncing perbedaan. 

Tetapi dijadikan sebuah alat untuk saling menhormati, menghargai dan memperkaya potensi bangsa di mata bangsa lain. Dan keanekaragaman adalah merupakan bagian dari fitrah manusia

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: