Harto Putra Dorong Guru Umum di Merapi Barat Miliki Skill Tangani Anak Berkebutuhan Khusus
Harto Putra Dorong Guru Umum di Merapi Barat Miliki Skill Tangani Anak Berkebutuhan Khusus.-Bernat-palpres.com
LAHAT, PALPRES.COM - Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Merapi Barat sekaligus Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Merapi Barat, Harto Putra SPd menyampaikan, komitmen dunia pendidikan dalam mendukung program Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Lahat pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Merapi Tahun 2027.
"Apa yang disampaikan Camat Merapi Barat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) serta Wabup Lahat, terkait dunia pendidikan sangatlah tepat sehingga melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul," ungkapnya, Kamis, 29 Januari 2026.
Ia menjelaskan, bahwasanya proses pendidikan di Kecamatan Merapi Barat, terus diarahkan untuk mendukung kebijakan pemerintah daerah dan program Kementerian Pendidikan.
Salah satu fokus utama adalah pemberdayaan SDM melalui penerapan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat di sekolah.
BACA JUGA:Kepala Rutan Baturaja Pastikan Warga Binaan Lansia Dapat Penanganan Medis Tepat dan Berkelanjutan
BACA JUGA:Bupati OKU Teddy Meilwansyah Rombak 9 Kepala Dinas, Zulkarnain Gunawan Resmi Jabat Kadispora
"Program tersebut diterapkan melalui kegiatan rutin seperti apel pagi, doa bersama serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum pembelajaran dimulai," imbau dirinya.
Harto Putra menegaskan, pembangunan di sektor pendidikan tidak hanya berorientasi pada sarana dan prasarana, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Harto Putra menyoroti perhatian pemerintah terhadap anak-anak disabilitas, khususnya di wilayah Merapi area.
Menurutnya, masih banyak anak berkebutuhan khusus di daerah tersebut yang memerlukan layanan pendidikan inklusif yang memadai.
BACA JUGA:Dihadiri Kepala BNN RI, Pemkab Lahat Deklarasikan Perang Total Lawan Narkoba
BACA JUGA:Kurma Bisa Bikin Sehat dari Kepala Sampai Kaki! Ini 14 Buktinya
“Kami berharap ada pelatihan khusus bagi guru-guru umum agar mampu menangani anak-anak disabilitas, baik fisik maupun mental,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan mengusulkan program pelatihan tersebut melalui Dinas Pendidikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
