Banner Honda PCX

Antisipasi Lonjakan Arus! Irjen Pol Agus Suryonugroho Beberkan 5 Titik Krusial Operasi Ketupat

Antisipasi Lonjakan Arus! Irjen Pol Agus Suryonugroho Beberkan 5 Titik Krusial Operasi Ketupat

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalam merencanakan Operasi Ketupat pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri.-Humas Polda Sumsel-

JAKARTA, PALPRES.COM - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalam merencanakan Operasi Ketupat pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri, Selasa 27 Januari 2026.

Kata kuncinya adalah kolaborasi sinergitas stakeholder untuk bisa merencanakan pengamanan ini secara komprehensif. 

"Mengacu evaluasi tahun lalu, berkaitan ada lonjakan arus yang cukup tinggi, ada 5 kriteria yang harus kita amankan, yaitu jalan tol, jalan arteri, pelabuhan penyebrangan, bandara, stasiun terminal, tempat ibadah, dan tempat wisata,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Ia menjelaskan bahwa hasil evaluasi tahun sebelumnya menjadi dasar dalam menentukan strategi pengamanan ke depan yang nantinya akan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

BACA JUGA:Siap-siap Mudik 2026! Kakorlantas Kerahkan ETLE Drone Patrol untuk Awasi Pelanggar Lalu Lintas

BACA JUGA:Progres 90 Persen! Tol Seksi 6 Ambarawa–Bawen Dibuka Fungsional Lebaran, Kakorlantas Pastikan Keamanan Jalur

“Evaluasi menjadi langkah-langkah sekedar strategi apa yang harus kita lakukan pada saat kita nanti rapat koordinasi karena operasi ketupat ini langsung dipimpin oleh Bapak Kapolri,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kakorlantas menegaskan bahwa Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada pengamanan lalu lintas, tetapi juga menjaga momentum spiritual masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri.

“Operasi di bidang lalu lintas, tetapi menjaga momentum spiritual mengamankan Idul Fitri dan lebaran termasuk bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Menurutnya, setiap lokasi memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda sehingga memerlukan manajemen pengamanan yang disesuaikan, baik di penyebrangan, terminal, bandara, tol dan arteri.

BACA JUGA:Siap Digunakan Maret 2026, Tol Probowangi Paket 3 Bakal Jadi Primadona Jalur Mudik Baru

BACA JUGA:Siap-siap Mudik 2026! Kakorlantas Kerahkan ETLE Drone Patrol untuk Awasi Pelanggar Lalu Lintas

“Skenario daripada pengamanan baik di penyeberangan, terminal, bandara, tol, dan di arteri tentunya manajemen berbeda, tergantung bangkitan arus dan jumlah total lalin dari Jasa Marga, nanti baru bagaimana kita membuat emergency cara bertindak,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Operasi Ketupat merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: