Perkuat Sinergi, Medco E&P Rimau Gandeng Tripika dan Aparat Amankan Operasi Migas di Muba
Perkuat Sinergi, Medco E&P Rimau Gandeng Tripika dan Aparat Amankan Operasi Migas di Muba--
MUSI BANYUASIN, PALPRES.COM- Upaya menjaga kelancaran operasional hulu minyak dan gas bumi (migas) di Kabupaten MUSI BANYUASIN (Muba) terus diperkuat. KKKS Medco E&P Rimau menggelar forum koordinasi bersama unsur Tripika dan aparat keamanan di wilayah operasinya, Selasa (10/2/2026), di Betung.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Pemerintah Kecamatan Sekayu, Lais, dan Babat Supat, serta unsur TNI dan Polri. Forum tersebut menjadi langkah strategis untuk mempererat sinergi dalam pengamanan objek vital nasional (obvitnas), sekaligus mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.
Kapolsek Babat Supat, Iptu Agum Marenra, menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung penuh pengamanan operasional Medco E&P Rimau sebagai bagian dari obvitnas.“Polsek Babat Supat siap menjalankan arahan Presiden dalam pengamanan objek vital nasional. Kami akan terus bersinergi menjaga situasi tetap aman dan kondusif di wilayah operasi Medco,” tegasnya.
Ia menambahkan, forum koordinasi semacam ini penting untuk mengidentifikasi tantangan yang mungkin muncul, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
BACA JUGA:Pemkab Muba Perkuat Sinergi untuk Data Sektoral yang Lebih Kuat dan Akurat
Komitmen serupa disampaikan Danramil 401-03/Sekayu Kapten Cke Arsidi bersama jajaran Babinsa. Mereka menekankan pentingnya komunikasi aktif antara perusahaan dan aparat teritorial guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Dari unsur pemerintah kecamatan, Sekretaris Camat Sekayu, Lendy Adiyansyah, mengapresiasi inisiatif perusahaan dalam membangun koordinasi bersama Forkopimca.“Forum ini sangat positif untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi. Kami juga mengapresiasi kontribusi perusahaan terhadap masyarakat di wilayah kecamatan,” ujarnya.
Camat Lais Heru Kharisma dan Camat Babat Supat Musmulyadi turut menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah, dan aparat keamanan demi menjaga stabilitas sosial serta mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Manager Field Relations & Community Enhancement South Sumatra Region Hirmawan Eko Prabowo melalui Officer Relcom Enhancement Area 2 (SSB East & Rimau), Novita Ambarsari, menyampaikan bahwa forum ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Kegiatan ini bertujuan memastikan operasional migas di Kecamatan Lais, Sekayu, dan Babat Supat berjalan lancar. Dukungan pemerintah kecamatan dan aparat keamanan sangat penting bagi keberlanjutan operasi,” jelasnya.
Medco E&P Rimau menilai stabilitas wilayah dan komunikasi terbuka dengan para pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan operasi hulu migas. Hal ini sekaligus mendukung kontribusi sektor energi terhadap perekonomian Kabupaten Musi Banyuasin.
Sebagai salah satu daerah penghasil migas utama di Sumatera Selatan, Muba memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan energi nasional. Keberlanjutan operasi perusahaan migas tidak hanya berdampak pada produksi energi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat program pemberdayaan masyarakat.
Melalui penguatan sinergi antara perusahaan, pemerintah kecamatan, dan aparat keamanan, diharapkan operasional migas di Muba tetap aman, kondusif, dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
