Turun 6,5 Meter ke Masa Lalu: Menelisik Pesona Candi Sambisari Yogyakarta
Megahnya bangunan candi induk di Kompek Candi Sambisari, Yogyakarta-sulis-
YOGYAKARTA, PALPRES.COM - Provinsi DI YOGYAKARTA dikenal sebagai salah satu daerah yang banyak memiliki peninggalan lama berupa candi.
Mulai dari yang berukuran besar seperti Prambanan, hingga candi-candi yang berukuran tidak terlalu besar.
Nah, salah satu candi yang ukurannya tak terlalu besar namun tetap saja menyimpan sejarah yang menarik, adalah Candi Sambisari.
Candi Sambisari adalah sebuah candi Hindu yang terletak di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
BACA JUGA:Hari Ini, Gempa Mengguncang Tana Tidung hingga Papua! Simak Daftar Lengkapnya
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2026: Trafik Tol Trans Sumatera Melonjak 50,58%, Ini Daftar Rinciannya
Letaknya tak terlalu jauh dari pusat Kota Yogyakarta, hanya sekitar 12 km sebelah timur.
Menariknya, candi yang proses pemugarannya selesai pada 23 Maret 1987 dan diresmikan oleh Dirjen Kebudayaan Depdikbud, Prof Dr Haryati Soebadio ini berada di bawah permukaan tanah sekitar 6,5 meter.

Tampak 3 candi Perwara atau pendamping, yang tampak ‘mengawal’ candi induk di Komplek Candi Sambisari, Yogyakarta.-sulis-
Sehingga untuk mencapai pelataran candi yang dikelilingi tembok batu ini, pengunjung harus menuruni anak tangga.
Diperkirakan dibangun pada abad ke-9 Masehi pada masa Kerajaan Medang yang dipimpin oleh Raja Rakai Garung, Candi Sambisari dipersembahkan untuk Dewa Siwa, salah satu dewa utama dalam agama Hindu.
BACA JUGA:Hari Kedua Lebaran 2026, Cuaca Sumsel Kurang Bersahabat? Ini Prediksi Lengkap dari BMKG
BACA JUGA:Hari Kedua Lebaran 2026, Harga Emas di Pegadaian Stagnan, Cek Daftar Lengkapnya
Candi ini diperkirakan dibangun semasa dengan Candi Prambanan, Plaosan, dan Sojiwan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

