Banner Honda PCX

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA menyalurkan bantuan sembako, logistik, dan dukungan trauma healing bagi warga terdampak bencana di NTT.--Ist

NUSA TENGGARA TIMUR, PALPRES.COM - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di NUSA TENGGARA TIMUR (NTT).

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen PTBA untuk turut meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit  akibat bencana.

Bantuan disalurkan ke sejumlah posko terdampak, di antaranya Posko Waso, Posko Runteng, dan Posko Kesehatan Dampek.

Bantuan yang diberikan berupa sembako dan kebutuhan logistik masyarakat, seperti beras, mi instan, minyak goreng, air minum, selimut, terpal, serta berbagai kebutuhan lainnya.

BACA JUGA:PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Akses Pendidikan Tinggi Bagi Generasi Muda

BACA JUGA:Semarak Kemerdekaan, PTBA Hadirkan Panggung Bagi UMKM Lokal

PTBA juga memberikan dukungan berupa makanan dan minuman untuk kegiatan trauma healing bagi masyarakat terdampak di Posko Kesehatan Dampek.

Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Perseroan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

PTBA berkomitmen untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi yang membutuhkan solidaritas dan gotong royong.

“Kami turut berduka atas bencana yang terjadi dan dampaknya terhadap masyarakat di NTT. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. PTBA berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan, sebagai bagian dari kepedulian kami terhadap sesama dan bentuk nyata semangat gotong royong,” jelas Bambang.

BACA JUGA:Perkuat Ketahanan Pangan, PTBA Perkenalkan Kalium Humat ‘BA Grow’ di Inagritech 2026

BACA JUGA:Jaga Urat Nadi Kehidupan, PTBA Pertegas Komitmen Kelestarian Sungai dalam Konferensi Sungai Indonesia 2026

Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.

Dukungan dari dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi penting untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: