Banner Honda PCX

Unsri Dorong CTABC Perkuat Dasar Penghitungan Biaya dan Tarif RSUD

Unsri Dorong CTABC Perkuat Dasar Penghitungan Biaya dan Tarif RSUD

Penulis Dr. Ika Sasti Ferina, S.E., M.Si., Ak., CA, Dosen Tetap di Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, dan dosen tamu di sejumlah perguruan tinggi di Palembang.-Ist-

 

Artikel berjudul ‘Unsri Dorong CTABC Perkuat Dasar Penghitungan Biaya dan Tarif RSUD’ ditulis oleh Dr. Ika Sasti Ferina, S.E., M.Si., Ak., CA, ACPA, Lektor Kepala dan Dosen Tetap di Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya.

 

UPAYA mendorong reformasi penghitungan biaya dan penetapan tarif pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) memasuki babak baru. Inovasi Cognitive Time-Driven Activity-Based Costing (CTABC) yang dikembangkan oleh tim peneliti diperkenalkan dan didiskusikan bersama pemangku kepentingan strategis di tingkat nasional.

Kegiatan yang berlangsung pada 20 Agustus 2026 tersebut dilaksanakan melalui pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Di Kementerian Dalam Negeri, pengembangan CTABC disampaikan kepada jajaran Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah dan diterima langsung oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Sementara itu, kunjungan ke RSCM diterima langsung oleh Direktur Utama RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Supriyanto Dharmoredjo, Sp.B, FINACS, M.Kes.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan perkembangan inovasi CTABC sekaligus membahas kebutuhan harmonisasi kebijakan mengenai penghitungan biaya satuan dan penyusunan tarif RSUD/BLUD.

BACA JUGA:Menang Lelang Belum Tentu Menang Menguasai Rumah

BACA JUGA:Menata Ulang Pendidikan Tinggi: S1 untuk Nalar Ilmiah, S2-S3 untuk Marwah Ilmu

Inovasi CTABC merupakan kontribusi tim Peneliti yang dikembangkan untuk menjawab persoalan penghitungan biaya pelayanan rumah sakit yang semakin kompleks. Metode tersebut tidak hanya memperhitungkan waktu fisik dalam suatu aktivitas pelayanan, tetapi juga memasukkan dimensi waktu kognitif yang berkaitan dengan kompleksitas berpikir, pengambilan keputusan, konsentrasi, koordinasi, dan tanggung jawab tenaga kesehatan.

CTABC, Inovasi Tim Peneliti

Cognitive Time-Driven Activity-Based Costing (CTABC) merupakan pengembangan inovatif dari metode Activity-Based Costing (ABC) dan Time-Driven Activity-Based Costing (TDABC).

Inovasi ini dikembangkan oleh tim Peneliti yang terdiri atas Dr. Ika Sasti Ferina, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA; Prof. Diah Natalisa, S.E., M.B.A.; Prof. Isnurhadi, S.E., M.B.A.; Abdul Rohman, S.E., M.Si., CAAGA; Al Farissi, S.Kom., M.Cs., Ph.D.; Dr Muhammad Ichsan Hadjri, M.M, Muhammad Qurhanul Rizqie, S.Kom., M.T., Ph.D.; serta Abdurahman, S.Kom., M.Han.

BACA JUGA:Fenomena Flexing Influencer dan Dugaan Penipuan Investasi

BACA JUGA:Ultimatum Konstitusional: Kebijakan Presiden Tidak Kebal Uji

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: