Resmi dikukuhkan, PDK Kosgoro Sumsel Segera Luncurkan Lomba Azan sebagai Program Pertama
Resmi dikukuhkan, PDK Kosgoro Sumsel siap menggelar lomba azan se-Kota Palembang sebagai program kerja perdana untuk perkuat dakwah dan sinergi masyarakat.--Ist
PALEMBANG, PALPRES.COM - Pelaksanaan Lomba Azan sebagai Program Kerja yang pertama bagi Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (KOSGORO) Provinsi Sumatera Selatan yang telah resmi dikukuhkan di Gedung Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Raden Fatah Palembang.
Majelis Pertimbangan PDK Kosgoro, Dr. Achmad Syarifuddin, M.A dalam sambutannya mengungkapkan bahwa untuk program yang pertama ini FDK akan segera membuat Term of Reference (TOR).
"Kita akan bersinergi membuat TORnya, InsyaAllah kita akan gandeng seluruh masjid yang ada di kota palembang untuk mengirimkan peserta terbaiknya untuk mengikuti lomba azan tersebut," ungkapnya pada Kamis 27 Agustus 2026.
Selain bersinergi membuat TOR, Syarifuddin juga mengatakan siap senantiasa untuk sama-sama bersinergi mewujudkan baik Tridharma Kosgoro maupun Tridharma Perguruan Tinggi yang ada di FDK.
BACA JUGA:Pulang Almamater, Wali Kota Ratu Dewa Bakar Semangat Mahasiswa Baru UIN Raden Fatah
Di ruang yang sama, Ketua PDK KOSGORO Sumsel yang baru dikukuhkan, Aminoto menyampaikan tiada hari tanpa pengabdian untuk bersinergi mewujudkannya.
"Tidak ada tujuan lain bahwa kita ini untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui pontensi yang ada di diri kita masing-masing, ketika kita tidak ikhlas dengan apa yang kita lakukan ya tentu, tidak akan ada apa-apanya bagi kita ke depan," ujar Aminoto.
Adapun, segala bentuk kekurangan sebagai ketua, semua masukan dari rekan-rekan untuk membangun Kosgoro Sumsel lebih baik, tentunya Aminoto siap sangat terbuka.
Ketua Umum PDK KOSGORO, Hayono Isman menjelaskan untuk program yang pertama merupakan bagian dari dakwah, disamping memperteguh iman juga memberikan kesan yang baik kepada semua masyarakat.
BACA JUGA:UIN Raden Fatah Gelar Wisuda ke-97, 1023 Mahasiswa Diminta Jadi Agen Penggerak Ekonomi Syariah
BACA JUGA:Bupati Muchendi Hadirkan Lentera Desa di Lempuing, Warga Antusias Mengakses Layanan
"Azan juga wujud toleransi antar agama, bagi yang melantunkan azan dan suaranya bagus, tidak akan mengganggu yang mendengar, bahkan agama lain juga akan nyaman mendengarnya," jelasnya.
Lalu, Hayono menanggapi bahwa apapun konsep yang dibuat Kosgoro harus tuntas untuk membangun kepercayaan publik kepada Kosgoro.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
