Karhutla Meluas, Udara Muba Tak Sehat: Sekolah Diminta Siaga
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Muba kian meluas akibatnya kualitas pun berdampak. -Dinas Kominfo Muba-
SEKAYU, PALPRES.COM- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Muba kian meluas akibatnya kualitas pun berdampak.
Berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang dikeluarkan Dinas Lingkungan Hidup mencapai 154 atau masuk kategori tak sehat.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemkab Muba. Langkah antisipasi diperkuat, terutama untuk melindungi masyarakat dan kelompok rentan, termasuk peserta didik di satuan pendidikan.
Plt Kepala DLH Muba Drs Tabrani Rizky mengatakan, kualitas udara berdasarkan ISPU telah berada di angka 154, yang masuk kategori tidak sehat.
BACA JUGA:Wagub Cik Ujang Ajak TNI-Polri dan Rakyat Bersatu Atasi Karhutla di Sumsel
"Benar saat ini kualitas udara tak sehat, hasil ini sudah disampaikan kepada Bupati," kata Tabrani.
Terpisah, Kepala Disdikbud Muba Yayan SE MM menambahkan, menyikapi kondisi tersebut, pihaknya menerbitkan Surat Imbauan Nomor 420/4038/Dikbud/2026 tertanggal 5 Oktober 2026 tentang Antisipasi dan Penanganan Dampak Musibah Kabut Asap pada Satuan Pendidikan di Muba.
"Surat tersebut ditujukan kepada Korwil Disdik Kecamatan, Kepala PAUD/TK/RA, kepala SD/MI, serta Kepala SMP/MTs se-Kabupaten Muba," jelasnya.
Selain itu, dalam surat tersebur, terdapat 8 langkah yang diminta menjadi perhatian seluruh satuan pendidikan.
BACA JUGA:Sumsel Diperkirakan Masih Diselimuti Udara Kabur Hari Ini, Hanya 1 Daerah Berpotensi Hujan Ringan
BACA JUGA:Aksi Kilang Plaju di Sungai Rebo Bikin Haru, Bawa Misi Spektakuler Guncang Stunting Sampai Akar!
"Menghentikan sementara seluruh kegiatan atau aktivitas di luar kelas, mengimbau dan memastikan seluruh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan menggunakan masker, kurangi durasi jam pelajaran, kepala sekolah design kewenangan dalam mengambil kebijakan pengalihan pembelajaran daring,"bebernya.
Lalu, mengoptimalkan peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS), mengimbau peserta didik untuk memperbanyak konsumsi air putih, kepala sekolah diminta terus memantau informasi resmi mengenai kondisi kualitas udara dan terakhir, imbauan tersebut mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan dilakukan evaluasi sesuai dengan kondisi ISPU di Muba.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
