Hadapi Potensi Musim Kering Panjang, Apel Siaga Karhutla Digelar dan Libatkan Multipihak
Lahat gelar Apel Siaga Karhutla libatkan TNI, Polri, dan perusahaan untuk antisipasi musim kering panjang. Perkuat koordinasi cegah kebakaran hutan!--Sinar Mas Agribusiness and Food for palpres.com
BACA JUGA:Kilang Pertamina Plaju Salurkan Bantuan SENYUM Untuk Warga Terdampak Kebakaran SU I Palembang
Sebagai bagian dari agribisnis global GAR dengan pendekatan seed-to-shelf, perusahaan ini mengelola operasi terpadu dalam produksi bahan pangan berbasis minyak nabati
Kemudian terus bertumbuh dengan tujuan memberikan nilai jangka panjang melalui praktik produksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan.
Di Indonesia, kegiatan utama perusahaan meliputi budidaya dan pemanenan kelapa sawit, pengolahan tandan buah segar menjadi minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan inti sawit.
Serta penyulingan CPO menjadi produk bernilai tambah seperti minyak goreng, margarin, shortening, dan biodiesel yang dipasarkan ke berbagai negara.
BACA JUGA:Respon Cepat Pasca Kebakaran Pasar Bawah: BPBD Lahat Guyur Bantuan Sembako untuk Korban
BACA JUGA:Siap-siap! Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus Mendatang
Perusahaan juga beroperasi di Tiongkok dan India dengan fasilitas pengolahan minyak nabati dan produk pangan.
Pada 2025, perusahaan memproduksi sekitar 2,8 juta metrik ton produk berbasis kelapa sawit dengan lebih dari 30 merek konsumen.
Keberlanjutan merupakan hal penting bagi perusahaan.
Sejalan dengan kebijakan Responsible Agri-Commodity Sourcing dan kerangka Collective for Impact dari GAR, perusahaan berkomitmen memastikan praktik yang bertanggung jawab, meningkatkan transparansi rantai pasok, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
BACA JUGA:Prakiraan Cuaca BMKG: Waspada! Palembang dan OKU Berpotensi Hujan Petir Hari Ini
BACA JUGA:BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sebagian Besar Sumsel, Musi Rawas dan Banyuasin Berawan
Saat ini, 99,5% rantai pasok kelapa sawit di Indonesia dapat ditelusuri hingga ke tingkat perkebunan, sementara komoditas non-kelapa sawit mencapai 100% hingga tingkat pabrik.
Perusahaan induknya, GAR didirikan pada tahun 1996 dan tercatat di Bursa Efek Singapura pada 1999, dengan kapitalisasi pasar sebesar US$2,8 miliar per 31 Desember 2025.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

