"Untuk tenaga dapur sehat, Pemkab Ogan Ilir akan memanfaatkan pendamping keluarga yang sudah ada di desa-desa," katanya.
Kemudian dibantu juga bidan desa dan PKK, yang akan disinergikan dan maksimalkan dalam rangka penurunan angka stunting di Ogan Ilir.
Selain masalah stunting, Wabup Ardani juga meminta kepada stakeholder terkait untuk meningkatkan capaian pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Ogan Ilir.
"Karena ini sangat penting dan ada keterkaitannya dengan penanganan stunting, palagi, kalau bisa dijalankan dengan baik akan menurunkan angka stunting di Ogan Ilir," tukasnya.