2 Kecamatan di Muratara Terendam Banjir, Warga Tetap Beraktifitas Pakai Biduk

Selasa 13-09-2022,09:42 WIB
Reporter : Hengki
Editor : Firdaus

MURATARA,PALPRES.COM - Dua Kecamatan di Kabupaten Muratara di landa banjir yakni Kecamatan Rawas Ilir dan Karang Dapo. Namun, banjir tersebut tidak menyurutkan warga untuk beraktifitas, seperti masyarakat Kecamatan Rawas Ilir yang mana daerahnya berada di aliran sungai.

"Karang Dapo dalam, yang di pinggir sungai sudah ada air, sudah lumayan tinggi," ungkap Apriansyah, warga Kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo. 
 
BACA JUGA:Desa Bukit Langkap Muratara Banjir Luapan Anak Sungai
 
Ia mengungkapkan, warga masih bertahan di rumahnya, karena mayoritas penduduk di daerah itu memiliki rumah panggung atau bertingkat. Sedangngkan, w arga yang rumahnya sudah terendam banjir kini tengah sibuk memindahkan barang-barangnya hingga mengungsi ke rumah saudara. 
 
"Yang rumahnya tinggi masih di rumah itulah, yang rumahnya rendah mereka mengungsi ke rumah keluarganya yang tinggi," kata Apri.
 
BACA JUGA:2 Kecamatan di OKU Rawan Banjir Bandang
 
Warga Kelurahan Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Rahmat mengungkapkan air merendam permukiman penduduk di wilayah itu terjadi cukup cepat
 
"Sore kemarin jalan dalam desa belum ada air, saya bangun subuh tadi lihat air di jalan sudah selutut, naik sekitar 50 senti," ungkapnya.
 
BACA JUGA: Lurah Bangun Jaya Imbau Warga Waspadai Banjir Dadakan
 
Ia mengatakan, saat terjadi banjir, warga beraktivitas sehari-hari dari satu tempat ke tempat lain menggunakan perahu biduk.  Sama halnya sepeda motor, kata dia, warga yang tinggal di bantaran sungai Rawas ini mayoritas memiliki perahu biduk.  "Karena wilayah ini banjir setiap tahun, jadi biduk itu seperti motor, hampir setiap rumah ada," katanya.  
 
BACA JUGA:Curah Hujan Tinggi, Pagaralam Waspadai Banjir dan DBD
 
Ia mengatakan, desanya memang menjadi langganan banjir setiap kali sungai Rawas meluap saat musim penghujan.
Rumah-rumah warga pun mayoritas rumah panggung, karena bencana banjir bagi mereka sudah biasa. 
 
"Kalau kami di sini banjir ya banjir, sudah biasa, setiap tahun juga begini, makanya rumah warga kebanyakan rumah panggung, tapi aktivitas kita cukup terganggu," ujarnya.
 
BACA JUGA: Banjir Bandang Hampir Hanyutkan SMA 1 Pulau Beringin
 
Warga lainnya di Desa Pauh, Kecamatan Rawas Ilir, Alam mengungkapkan dalam sehari semalam lonjakan air cukup signifikan. 
 
"Di jalan utama air kini sudah di atas lutut orang dewasa, artinya air mengalami kenaikan kurang lebih satu meter dari sore kemarin sampai pagi ini,"Pungkasnya. SIS
 
 

 

Tags : #warga #tetap aktifitas #muratara #dua kecamatan #biduk #berita muratara terkini #banjir
Kategori :

Terkait

Terpopuler

Terkini