“Asrama Kabupaten OKI jadi yang pertama kiranya dapat diikuti kabupaten kota lain,” kata dia.
Beberapa investor menurut kiyai Mudrik telah berminat berinvestasi di kawasan pesantren.
“Bagaimanapun bentuk kerjasamanya BOT misalnya kita membuka ruang.
Contoh yang sudah berhasil berupa pembangunan 54 lokal ruang belajar santri,” beber KH Mudrik. *