Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi serta Peran Politik Bagi Generasi Muda

Kamis 04-01-2024,02:45 WIB
Reporter : Trisno Rusli
Editor : Trisno Rusli

Hal ini membutuhkan pemimpin yang cakap agar bisa mewadahi dan memanfaatkan bonus demografi secara baik.

Lagi-lagi memerlukan kebijaksanaan agar dapat memilih pemimpin yang tepat

BACA JUGA:Cara Mudah Daftar Kuliah BINUS dari Rumah, Pendaftaran Mahasiswa Baru 2024 Sudah Dibuka

BACA JUGA:Berapa Biaya Kuliah BINUS Buat Maba? Kampus Swasta Terbaik Ini Sudah Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2024

Akhir-akhir ini publik dikejutkan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK)yang dinilai kontroversial nomor 90/PPU-XXI/2023.

Keputusan ini mengatur batas usia seorang calon presiden dan wakil presiden dari yang minimal 40 tahun menjadi di bawah 40 tahun dengan catatan kandidat pernah menduduki jabatan sebagai kepala daerah sebelum mencalonkan diri.

Terlepas dari isu kontroversial tersebut, pencalonan Gibran sebagai cawapres dari Prabowo Subianto menuai berbagai pro dan kontra.

Ada yang menilai bahwa itu adalah bagian dari politik dinasti dan tak sedikit juga yang mendukung langkah Gibran karena mewakili generasi muda di panggung politik

BACA JUGA:BINUS University Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2024, Bisa Daftar dari Rumah, Begini Alurnya

BACA JUGA:Kampus Swasta Terbaik Versi QS WUR 2024 Ini Sudah Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2024, Jangan Terlewat!

Generasi muda kadang dinilai tidak kompeten dalam berpolitik karena pengalaman dan kapasitas nya yang belum mumpuni.

Namun sudah saatnya kita merubah pandangan tersebut.Sebagai generasi muda tentu kita memiliki peran dalam berkontestasi di bidang politik.

Artikel ini ditulis oleh M. Abror Azhmillah, Mahasiswa Semester 1 Program Studi Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.*

Kategori :