Perhatikan warna, kejernihan, dan bau oli.
Oli asli memiliki warna yang khas, transparan atau kuning kecokelatan, dengan viskositas yang sesuai.
Jika oli terlihat keruh, berbau aneh, atau memiliki partikel di dalamnya, kemungkinan besar itu adalah tanda oli palsu.
8. Minta Sertifikat atau Bukti Keaslian
Beberapa produsen oli asli menyertakan sertifikat keaslian atau nomor seri pada produk mereka.
Mintalah sertifikat atau bukti keaslian saat kamu membeli oli.
Kamu juga dapat memverifikasi nomor seri di situs web produsen atau menghubungi mereka untuk memastikan keaslian produk.
9. Jangan Pernah Membeli Oli dari Sumber yang Meragukan
Jika kamu diberi tahu bahwa oli tersedia dengan harga diskon yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, atau jika kamu membeli dari sumber yang tidak terpercaya, besar kemungkinan itu adalah oli palsu.
Hindari membeli dari pedagang gelap atau penjual yang tidak memiliki reputasi yang baik.
10. Perhatikan Perbedaan Kinerja
Jika kamu telah menggunakan merek oli asli yang sama selama beberapa waktu, kamu mungkin akan terbiasa dengan kinerjanya.
Jika kamu mengganti dengan oli palsu, kamu mungkin akan melihat perbedaan dalam performa kendaraan kamu.