Khususnya yang tinggal berdekatan, atau di atas kawasan yang rentah terjadi gempa bumi.
Belajar dari masyarakat Jepang, Indonesia pun hendaknya menanamkan terkait pengetahun apa itu gempa dan antisupasi saat terjadi, sejak dini kepada anak-anak.
Nah, dikutip dari laman paudpedia.kemdikbud.go.id, berikut ini beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengantisipasi kesiapsiagaan anak usia dini terhadap datangnya gempa bumi.
BACA JUGA:Pj Gubernur Elen Setiadi Dampingi Wamenaker RI Buka Job Fair Terbesar di Sumsel
BACA JUGA:Pemprov Sumsel Terus Dorong Upaya Penurunan Kemiskinan dan Inflasi
1. Kenalkan Sejak Dini Konsep Dasar Gempa Bumi
Perlu dikenalkan kepada anak sejak dini terkait konsep dasar gempa bumi.
Misalnya, apa penyebab gempa bumi.
Lalu, bagaimana dampak dari terjadinya gempa bumi.
BACA JUGA:BERSIAP! 5 Ciri Masyarakat yang Terima Bansos Pemerintah Pada Tahun 2025, Mulai Dari BPNT Hingga PKH
BACA JUGA:2 Cara Untuk Mendaftar Ke DTKS Kemensos, Agar Bisa Dapat Bansos Dari Pemerintah Pada Tahun 2025
Tentunya untuk menjelaskan soal gempa bumi kepada anak usia dini, para guru harus menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti.
2. Kenalkan bunyi tanda peringatan gempa bumi
Kepada anak usia dini perlu dikenalkan suara atau bunyi-bunyian, sebagai tanda atau peringatan terkait bencana alam gempa bumi.
Mulai dari kentongan, beduk masjid hingga pengumuman dari speaker masjid atau balai desa.