Masyarakat mampu menghemat pengeluaran biaya untuk air bersih, dari 3,2 juta rupiah per KK per tahun menjadi 600 ribu rupiah per KK per tahun.
Melalui inovasi yang telah dikembangkan ini, Program Salt Centre Terintegrasi tidak hanya sekedar program yang mampu memenuhi kebutuhan garam.
Tetapi juga mampu menciptakan multiplier effect dengan keterlibatan kaum perempuan dalam membuat olahan produk pangan dan non pangan yang berbahan dasar garam.
BACA JUGA:Terapkan Konsep 5S, Kilang Pertamina Plaju Rutin Jalankan Program GHK, Lingkungan Kerja Lebih Aman
BACA JUGA:Begini Cara Pertamina Drilling Sosialisasikan Peranan Hulu Migas Bagi Anak Kuliahan di Bandung
Program ini juga berhasil menjadi lokasi percontohan pengelolaan garam dan telah membuat modul belajar berISBN yang dapat diakses bagi seluruh masyarakat.