RIAU, PALPRES.COM- Pertamina Hulu Rokan atau PHR terus memimpin transformasi digital di sektor hulu migas melalui inisiatif strategis pengoptimalan dan pengamanan teknologi Operational Technology.
Hal itu dilakukan untuk meningkatkan hasil produksi Migas selama Ramadan 2025.
Serta efisiensi operasional selama libur Lebaran 2025 nanti.
Sebagai operator Blok Rokan yang menyumbang 24 persen produksi minyak nasional.
BACA JUGA:PHR Siap Pacu Produksi untuk Ketahanan Energi, Ini yang Dilakukan
BACA JUGA:Diskusi PHR Zona 4 Bersama SKK Migas Bahas Illegal Tapping yang Marak Terjadi
PHR menjadikan teknologi sebagai tulang punggung dalam mengelola mature fields.
Integrasi teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), Industrial Internet of Things (IIoT), dan digital twin telah mendorong peningkatan signifikan dalam operasi PHR.
Salah satu bukti nyata adalah kemampuan PHR mempertahankan bahkan meningkatkan produksi WK Rokan.
Antara lain dicapai melalui dukungan AI-Driven Predictive Maintenance, sistem yang mampu memprediksi kegagalan peralatan vital seperti pompa ESP dan SRP di 12.000 sumur produksi.
BACA JUGA:PHR Regional 1 Sumatera Raih 3 PROPER Emas, Tekankan Komitmen Perusahaan Berkelanjutan
BACA JUGA:Inovasi PHR Zona 1 Terapkan Aplikasi Velocity String dan SSD Guna Maksimalkan Produksi
Hal ini tentu saja berpotensi mengurangi downtime.
Keandalan sistem automasi PHR didesain sedemikian rupa sehingga ketika menjelang akhir Ramadan seperti saat ini.
Dimana tak sedikit perwira yang mengambil cuti lebaran, sistem mampu memprediksi kinerja dengan mendistribusi beban terjadwal, guna memastikan produksi migas tidak terganggu dalam upaya mencapai target produksi.