Gempa Bogor 4.1 Magnitudo Miskin Gempa Susulan, Ini Kata Ahli BMKG

Sabtu 12-04-2025,21:15 WIB
Reporter : Sulis Utomo
Editor : Sulis Utomo

BACA JUGA:Update BMKG, Gempa 6.2 Magnitudo Guncang Sinabang Aceh, Tak Berpotensi Tsunami

Dikatakan Daryono, pembangkit Gempa Bogor diduga kuat adalah Sesar Citarik, dengan mekanisme geser mengiri (sinistral strike-slip) sesuai dengan hasil analisis menanisme sumber gempa oleh BMKG.

Sesar Citarik, lanjutnya, adalah patahan geser yang membelah Jawa Barat, Indonesia, melewati Pelabuhan Ratu, Bogor, dan Bekas . 

“Sesar ini merupakan retakan panjang di kerak bumi tempat dua lempeng tektonik bergerak saling menjauh. 

Sesar ini telah aktif sejak periode Miosen Tengah, sekitar 15 juta tahun yang lalu,” ujar Daryono.

BACA JUGA:Gempa 4.7 Magnitudo Pagi Ini Guncang Kepulauan Aru Maluku, Cek Update Terkini BMKG!

BACA JUGA:Update BMKG, Gempa 5.2 Magnitudo Guncang Keerom Papua, Tak Berpotensi Tsunami

Timbulkan Kerusakan Ringan

Gempabumi ini, lanjut Daryono, dirasakan di wilayah Kab. Bogor, Kota Bogor dan Depok dengan Skala Intensitas III-IV MMI dan menimbulkan kerusakan ringan pada beberapa bangunan rumah warga di Kota Bogor.

“Gempa Bogor disertai munculnya suara gemuruh dan dentuman adalah hal wajar. 

Suara tersebut muncul karena getaran frekuensi tinggi dekat permukaan, sekaligus sebagai bukti bahwa gempa yang terjadi memiliki kedalaman hiposenter sangat dangkal,” ungkap Daryono.

BACA JUGA:Gempa 6.8 Magnitudo Guncang Papua Nugini, Ahli BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

BACA JUGA:Update BMKG, Gempa 4,2 Magnitudo Guncang Mamberamo Tengah Papua, Tak Berpotensi Tsunami

Semua gempa sangat dangkal, dikatakan Daryono, memang disertai dengan suara ledakan, dentuman dan gemuruh yang didengar orang jika mereka berada di dekatnya.

Suara-suara tersebut, disebabkan oleh getaran frekuensi tinggi dari gempa bumi.

 

Kategori :