Real Madrid Bully Wasit Laga Final Copa del Rey Hingga Menangis Pertandingan Terancam Diboikot

Sabtu 26-04-2025,09:50 WIB
Reporter : Agus Pongki
Editor : Agus Pongki

PALPRES.COM - Real Madrid membantah tuduhan bahwa mereka akan memboikot laga final Copa del Rey hari Sabtu melawan Barcelona.

Ini menyusul perselisihan luar biasa yang terjadi antara klub dan wasit yang ditunjuk untuk pertandingan tersebut.

Pada hari Jumat, persiapan untuk pertandingan final menjadi kacau ketika Madrid menuduh ofisial pertandingan memiliki kebencian dan permusuhan terhadap mereka.

Madrid menolak untuk melakukan aktivitas media sebelum pertandingan setelah wasit pertandingan, Ricardo de Burgos Bengoetxea, memberikan konferensi pers yang penuh emosi dimana ia mengecam klub yang telah mengkritiknya di saluran TV milik klub.

BACA JUGA:Prediksi dan Jadwal Pertandingan Liga Primer Inggris Pekan ke-34

BACA JUGA:Real Madrid Panggil Mantan Pelatih Ini Sebagai Pengganti Sementara Carlo Ancelotti

Sang pengadil menangis saat berbicara kepada para reporter mengenai video yang diproduksi oleh klub yang mengkritik penampilannya di masa lalu.

De Burgos mengatakan: "Ketika seorang anak tiba di sekolah dan teman-temannya mengatakan kepadanya bahwa ayahnya adalah seorang pencuri, itu membuat Anda sakit.

"Apa yang saya lakukan adalah mencoba mendidik anak saya untuk mengatakan kepadanya bahwa ayahnya adalah orang yang jujur, bahwa dia melakukan kesalahan seperti olahragawan lainnya. Itu sangat sulit, saya tidak merekomendasikannya kepada siapa pun.

"Ini tidak benar, apa yang kami alami, bagi banyak rekan kerja... Biarkan semua orang merenungkan ke mana kita ingin pergi, apa yang kita inginkan dari olahraga dan sepak bola."

BACA JUGA:Sembuh Cedera Parah Penyerang Manchester United Ini Akan Mulai Kembali Berlatih Minggu Depan

BACA JUGA:Final Copa del Rey Barcelona vs Real Madrid - Preview, Prediksi, Kabar Tim dan Susunan Pemain

Madrid telah mengundang kontroversi dengan perlakuan mereka terhadap para ofisial pertandingan dalam beberapa kesempatan musim ini, termasuk ketika klub menulis surat pengaduan kepada FA Spanyol (RFEF) pada bulan Februari, yang mengklaim bahwa ada beberapa keputusan yang dicurangi.

Pelecehan yang ditujukan kepada Jose Munuera Montero setelah ia memberikan kartu merah kepada Jude Bellingham karena perbedaan pendapat dalam hasil imbang 1-1 melawan Osasuna di LaLiga pada bulan Februari lalu, sementara itu, digambarkan sebagai hal yang menjijikkan oleh RFEF. 

Setelah konferensi pers De Burgos, dimana pejabat VAR Pablo Gonzalez Fuertes juga menyarankan agar para wasit Spanyol melakukan mogok kerja, Madrid menyatakan bahwa para ofisial itu telah memperlihatkan "permusuhan dan kebencian yang jelas dan nyata terhadap Real Madrid."

Kategori :