Sebab itulah, dia mengimbau seluruh jemaah tidak meremehkan saran medis dan senantiasa menjaga keseimbangan antara aktivitas ibadah dan kesehatan fisik.
"Ibadah haji bukanlah kompetisi fisik. Kekuatan sesungguhnya terletak pada kesiapan mental dan fisik saat berada di Armuzna," pungkas dr Yuni.