Penegaskan Arya Sinulingga memang masih belum memuaskan sebagian fans Timnas, yang menilai jika Elkan Baggott sebetulnya sedang diblack-list oleh PSSI.
BACA JUGA:Dilirik Timnas Belanda, Gelandang Muda Diaspora Ini Potensi Join Timnas Indonesia, Colek PSSI!
BACA JUGA:PSSI Telusuri Dokumen Dean Zandbergen? Calon Juru Gedor Anyar Timnas Indonesia
Hal itu terkait penolakannya membela Timnas Indonesia, saat dia tak memenuhi “Garuda Calling” untuk membela Timnas pada Indonesia U-23 pada laga playoff Olimpiade 2024 Paris kontra Guinea pada 9 Mei 2024.
Konon saat itu Elkan Baggott lebih memilih berlibur bersama sang kekasih, ketimbang ikut bersama Timnas dalam laga yang menentukan lolos tidaknya Timnas Garuda ke Olimpiade 2024 Paris.
Sejak saat itu, nama Elkan Baggott seakan ditepikan oleh Pelatih Timnas Indonesia kala itu, Shin Tae-yong.
Kondisi serupa sepertinya juga terjadi, saat Timnas dibesut pelatih anyar Patrick Kluivert.
BACA JUGA:Profil Nigel Jamie Groenewald, Stiker Berdarah Belanda-Indonesia Aset Timnas Masa Depan
BACA JUGA:Profil Xiamaro Thenu, Talenta Potensial Timnas Indonesia dari Belanda yang Dijuluki ‘Lionel Messi’
Diperebutkan Thailand dan Indonesia
Tak hanya Timnas Indonesia, ternyata Thailand pun sempat kepincut dengan potensi menghilap Elkan Baggott.
Bahkan, Thailand sempat hendak merebut Elkan Baggoot untuk dijadikan bagian dari Timnas Negeri Gajah Putih.
Hal itu dimungkinkan, karena Elkan Baggot yang kala itu berusia dibawah 18 tahun, walau berdarah Indonesia, tapi kelahiran Thailand.
BACA JUGA:Satu Lagi Skuad Timnas Indonesia Bakal Main di Seri A Liga Italia, Siapa Dia?
BACA JUGA:Profil Demiane Agustien, Gelandang Klub Liga Inggris yang Kabarnya Masuk Radar Timnas Indonesia
Sehingga, Elkan Baggott tak perlu melalui proses naturalisasi, tapi cukup memilih kewarganegaraan mana yang akan dia ambil.
Menurut regulasi FIFA, anak yang memiliki kewarganegaraan ganda dapat memilih salah satu kewarganegaraan ketika dia berusia 18 tahun atau sudah menikah.