BACA JUGA:Trent Alexander-Arnold Terharu Setelah Pertandingan Terakhir Liverpool
BACA JUGA:Kevin Diks Sembuh! Cetak Gol dan Antar FC Copenhagen Juara Liga Denmark
Waktu Cunha di Saxony berlangsung singkat, menghabiskan beberapa tahun bersama klub sebelum pindah pada tahun 2020.
Ia tampil dalam 20 pertandingan bersama klub Bundesliga tersebut, mencetak gol tunggal yang luar biasa saat melawan Bayer Leverkusen di akhir musim debutnya yang dinominasikan untuk Puskás Award 2019.
Pengalaman pertama sang pemain Brasil mengenakan nomor punggung 10 terjadi di Hertha Berlin setelah sebelumnya mengenakan nomor punggung 26.
Dia juga sempat mengenakan nomor punggung 9 di ibukota Jerman itu sebelum kembali mengenakan nomor punggung 10.
BACA JUGA:Sunderland Kembali ke Liga Primer Usai Kemenangan di Final Play-Off
BACA JUGA:Jelang Laga Krusial Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Ajak 32 Pemain TC di Bali
Atlético Madrid menginginkan jasa penyerang maverick ini dan merekrutnya dari Hertha pada tahun 2021.
Cunha diberi nomor punggung 19 pada saat kedatangannya, tetapi kemudian menjadi pemain nomor 9 setelah keluarnya Luis Suárez.
Namun, banyak hal tidak berjalan baik bagi Cunha di bawah asuhan Diego Simeone, karena ia berjuang untuk menjadi pemain tunggal di lini depan.
Dia kemudian pindah ke Wolves pada pertengahan musim 2022-23, tampil mengesankan selama masa peminjamannya sebelum klub West Midlands mempermanenkan statusnya pada musim panas.
BACA JUGA:Tiga Klub Serie A Pantau Striker Manchester United
BACA JUGA:Luka Modric dan Carlo Ancelotti Mengucapkan Selamat Tinggal Kepada Real Madrid
Cunha memulai dengan nomor punggung 12 di Molineux, tetapi dinobatkan sebagai pemain nomor 10 mereka yang baru menjelang musim 2024-25.
Cunha mendapatkan caps pertamanya bersama timnas Brasil setelah kepindahannya ke Atlético, dan sejak saat itu ia telah mengoleksi 13 caps bersama tim nasional.