Amorim mengenal baik rekan senegaranya mengingat Porto dan mantan klubnya, Sporting CP, sering bertanding dalam beberapa tahun terakhir, sementara Costa juga merupakan kiper utama tak terbantahkan Portugal.
BACA JUGA:Nantikan Debut Megawati di Kadinlar 1 Ligi Turki, Oktober 2025 Ini
BACA JUGA:Chiesa Absen Tur Pra-Musim Liverpool, Luis Diaz ikut Serta di Tengah Kabar Kepindahan
Ia tampil gemilang di Kejuaraan Eropa musim panas lalu saat menarik perhatian klub-klub elit Eropa, dan juga bersinar di final UEFA Nations League tahun ini dalam perjalanan menuju trofi.
Costa adalah penjaga gawang yang hebat dalam menghentikan tembakan dan penalti, tetapi ia juga memiliki distribusi bola yang impresif dan penguasaan area penalti yang baik.
Ia masih memiliki ruang untuk berkembang mengingat ia masih memiliki setidaknya satu dekade karier sepak bola di depannya.
Ia akan menjadi peningkatan langsung dibandingkan Onana yang sering melakukan kesalahan.
BACA JUGA:Berapa Nomor Punggung Marcus Rashford di Barcelona?
Goncalo Inacio
Amorim mengenal Gonçalo Inacio dengan baik--IG/@goncaloinacio_25
Seseorang yang lebih dikenal Amorim daripada Costa adalah bek tengah Sporting mantan timnya, Gonçalo Inácio.
Bek serba bisa ini telah tampil konsisten di tanah airnya sejak debutnya di tim Sporting pada 2020, dengan total 213 penampilan untuk raksasa Lisbon dan 187 di antaranya di bawah asuhan Amorim.
Pemain berusia 23 tahun yang kidal ini sudah terbiasa dengan taktik dan formasi Amorim, menjadikannya tambahan yang sempurna untuk barisan belakang manajer United.
BACA JUGA:Masuk Radar Timnas Indonesia, Pemain Blasteran Belanda Ini Akhirnya Gabung Arsenal
BACA JUGA:HEBAT! 9 Atlet Silat OKI Wakili Sumsel di Ajang FORNAS VIII NTB
Berposisi sempurna di sisi kiri dari tiga bek, ia telah menunjukkan keterampilan yang diperlukan baik saat menguasai bola maupun tidak untuk memenuhi tuntutan Amorim.