Satu Gol Korea Selatan Bikin 'Garuda Muda' Gagal Terbang Tinggi

Rabu 10-09-2025,02:00 WIB
Reporter : Sulis Utomo
Editor : Sulis Utomo

BACA JUGA:RESMI! Gelandang Serang Timnas Indonesia Marselino Ferdinan Dipinjamkan ke Klub Liga Slovakia

BACA JUGA:Timnas Indonesia Cukur China Taipei 6-0, Momen ‘Kembalinya’ Nathan Tjoe A-On

Namun Gerald Vanenburg harus mengakui, jika Garuda Muda kalah fisik ketimbang pemain-pemain Korea Selatan.

Menurut Gerald Vanenburg, fisik menjadi kendala Timnas U-23 untuk bisa menghadapi Korea Selatan.

Padahal, lanjut Gerald Vanenburg, Timnas U-23 dihuni pemain-pemain dengan kualitas yang mumpuni.

Gerald Vanenburg pun menuding fisik skuadnya yang tak maksimal, karena mereka tak mendapatkan menit bermain yang banyak di klub.

BACA JUGA:Drama di FC Twente: Pelatih Dipecat, Mees Hilgers Bek Timnas Indonesia Bertahan?

BACA JUGA:Bek Sayap Tottenham Jadi Pemain Muslim Pertama di Timnas Inggris

Jika para pemain mendapatkan menit bermain banyak di klub, lanjut Gerald Vanenburg, maka fisik mereka pun akan berada di level tinggi.

Namun, lanjutnya, kalau di klub tidak main, maka fisik pemain mustahil bisa meningkat ke level tinggi.

Gol Keberuntungan

Dalam laga tadi malam, Garuda Muda awalnya memberikan harapan dengan melakukan permainan agresif.

BACA JUGA:Tak Perlu Naturalisasi! Adrian Wibowo Siap Bela Timnas Indonesia, Langsung Bisa Bikin KTP

BACA JUGA:Ole Romeny Kirim Pesan ke Kluivert: Mainkan Saya di Round 4!

Namun sayangnya, pada menit ke 6 gawang Tim Garuda Muda malah kebobolan terlebih dahulu oleh sepakan Hwang Do-yun.

Terkait hal itu, Gerald Vanenburg mengatakan jika gol semata wayang Korea Selatan tak lebih dari faktor keberuntungan.

Sebab harusnya, lanjut dia, gol tersebut bisa dicegah oleh Timnas U-23.

Kategori :