Di sisi lain, Herman Deru mengaku bangga dengan keberadaan Ponpes Bahrul Ulum yang dianggap mampu memadukan pendidikan agama dan pendidikan umum secara harmonis.
BACA JUGA:25.000 Guru Belajar AI, Herman Deru Tegaskan Pentingnya Literasi Digital di Era Pendidikan Baru
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Bikin Bangga Kepala BPS RI, Berhasil Tumbuhkan Ekonomi Sumsel 5,42 Persen
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi model yang patut ditiru pesantren lain di Sumsel.
“Ponpes ini terkenal karena mampu menyeimbangkan ajaran agama dengan ilmu modern. Kehadiran Wapres semakin menguatkan semangat para santri dan masyarakat,” ujar Herman Deru.
Ia juga mengingatkan bahwa Sumsel telah mencatat sejarah sebagai daerah dengan pelatihan AI terbesar di dunia.
Rekor tersebut diukir melalui pelatihan bagi 25.000 guru yang dicatat oleh Guinness World Records.
“Kami ingin semangat inovasi ini terus menular ke seluruh elemen masyarakat, termasuk pesantren,” tambahnya.
Dengan adanya kunjungan ini, Herman Deru berharap pesantren di Sumsel dapat terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang berakhlak sekaligus berdaya saing di era digital.