BACA JUGA:Penyandang Disabilitas Kini Melek Finansial! Ini Program Edukasi Inklusif dari Rupiah Cepat
Kekuatan fundamental BRI Insurance
“Kinerja positif BRI Insurance hingga kuartal ketiga tahun ini menegaskan kekuatan fundamental dan kemampuan kami menjaga profitabilitas di tengah penyesuaian PSAK 117.
Pertumbuhan di segmen mikro dan korporasi menjadi bukti nyata bahwa strategi diversifikasi yang kami jalankan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Adapun segmen korporasi turut mencatat pertumbuhan solid sebesar 15,62 persen, mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku industri terhadap kapasitas dan layanan proteksi BRI Insurance.
BACA JUGA:Dukung Asta Cita Presiden, PT Bukit Asam Tanam Jagung Bersama Polres Muara Enim
Meski secara keseluruhan kinerja keuangan hingga September masih sedikit di bawah Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) akibat dampak penerapan PSAK 117 yang menekan pencatatan laba, prospek hingga akhir tahun tetap optimistis.
Rahmat Budi Legowo menambahkan, perseroan menargetkan premi bruto di atas Rp4,5 Triliun pada akhir 2025 dengan fokus pada pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Kami akan memperkuat akuisisi kanal keagenan, meningkatkan rasio renewal, serta memperluas bisnis non-agunan.
Dorong Akselerasi Bisnis Ritel
BACA JUGA:MODENA Luncurkan Onyx Series, Water Heater Flagship Bergaya Sleek untuk Kamar Mandi Modern
Di saat yang sama, kami mendorong akselerasi bisnis ritel, terutama pada lini marine cargo dan motor vehicle, serta memperkuat pengelolaan bisnis captive untuk menjaga keseimbangan portofolio,” jelasnya.
Menatap tahun 2026, BRI Insurance juga tengah menyiapkan spin off unit usaha syariah sebagai bagian dari strategi ekspansi jangka panjang dan komitmen terhadap pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia.
Dengan fundamental yang solid dan portofolio yang kian beragam, BRI Insurance berkomitmen untuk terus “Bertransformasi Menjadi Asuransi yang Terpercaya dan Bertumbuh”, sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan industri asuransi nasional serta mendukung agenda literasi dan inklusi keuangan. ***