“Transformasi digital bagi BRI bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan strategi penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan dan berdampak sosial luas.
Melalui fitur DPLK BRI di super apps BRImo, masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam menyiapkan dana pensiun, tetapi juga didorong untuk membangun kesadaran finansial jangka panjang.
BACA JUGA:Presiden Apresiasi Capaian Indonesia di SEA Games 2025, Kemenpora Gandeng BRI Salurkan Bonus Atlet
Inisiatif ini merupakan wujud konsistensi BRI untuk memperluas kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Pada kesempatan lain, Ketua Pengurus DPLK BRI, Arie Sus Miyanti, menjelaskan bahwa dengan adanya layanan end-to-end DPLK BRI di BRImo ini akan semakin memudahkan nasabah untuk menyiapkan dan merencanakan dana pensiunnya dari awal pendaftaran, iuran, monitoring saldo hingga pencairan manfaat pensiun nanti.
“Semua ada dalam satu aplikasi, praktis, transparan, dan sesuai kebutuhan generasi digital saat ini,” tambahnya.
Dalam 4 tahun terakhir, DPLK BRI memiliki pertumbuhan absolut tertinggi dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) 15,10% daibandingan industri dengan rata-rata sebesar 10,16%.
BACA JUGA:Waspada Modus Kejahatan! Ini Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit BRI
Assest Under Management (AUM) DPLK BRI pada Desember 2025 tercatat sebesar Rp30,63 triliun tumbuh Rp3,72 triliun dibandingkan Desember 2024. ***