Siapa Saja Imam Tarawih Masjidil Haram 2026? Cek Profil Lengkapnya di Sini!

Senin 02-02-2026,16:57 WIB
Reporter : Juli Aulia
Editor : Iqbal DJ

Beliau memiliki hafalan yang sangat kuat dan suara yang jernih.

BACA JUGA:Ramadan Tinggal Hitungan Hari! 4 Camilan Kekinian Ini Paling Diburu saat Buka Puasa

BACA JUGA:Bukan Teh Manis! Minuman Berbuka Ini Ternyata Bisa Bantu Redakan Asam Urat saat Ramadan

la adalah ulama kelahiran Madinah pada 1969 yang berasal dari klan Al Muaqily dari Yanbu.

Syekh Maher ke Makkah untuk melanjutkan studi agamanya dan menyelesaikan gelar Master kemudian PhD dari Universitas Umm Al Qurra pada 2012. 

Ia juga memimpin salat di berbagai masjid Makkah dan Madinah.

Beliau diangkat memimpin salat Tarawih di Masjid Nabawi pada 2005 dan 2006. 

BACA JUGA:Meraih Kemenangan Sejati: Apa yang Anda Cari di Bulan Ramadan? Ini Kata Ustadz Abdullah Roy

BACA JUGA:Banyak yang Salah, Ini Waktu Terbaik Minum Kopi Susu saat Ramadan

Kemudian di 2007, Syekh Maher diangkat menjadi imam Tarawih Masjidil Haram di Makkah lalu setelah Ramadan berakhir ia menjadi imam tetap di sana.

Ketiga, Syekh Dr Abdullah Awad Al-Juhany.

Imam satu ini punya keistimewaan karena pernah menjadi imam di 4 masjid besar Arab Saudi, termasuk Masjid Nabawi dan Masjid Quba.

Sebelum akhirnya ia menetap di Masjidil Haram.

BACA JUGA:Rahasia Tetap Kuat Selama Puasa Ramadan, Simak 14 Khasiat Kurma Ini

BACA JUGA:Menyambut Ramadan dengan Ilmu: Mengapa Kegembiraan Saja Tidak Cukup? Ini Kata Ustadz Abdullah Roy

Syekh Juhany disebut sebagai imam termuda di Masjidil Haram karena lahir pada 1976 di Madinah, Arab Saudi. 

Kategori :