3 Keutamaan Bulan Ramadan Menurut Ustadz Arief Budiman: Bekal Meraih Pahala Maksimal

Kamis 05-02-2026,14:43 WIB
Reporter : Juli Aulia
Editor : Iqbal DJ

Di dalam hadits yang lain, hadits shahih riwayat Muslim nomor 233, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

“Salat-salat lima waktu kemudian Jumat ke Jumat berikutnya, bulan Ramadan ke bulan Ramadan berikutnya merupakan mukaffirat (penghapus dosa) di antara semua itu, jika dosa-dosa besar dijauhi.”

BACA JUGA:Menyambut Ramadan dengan Ilmu: Mengapa Kegembiraan Saja Tidak Cukup? Ini Kata Ustadz Abdullah Roy

BACA JUGA:Ramadan Makin Dekat, Ini 8 Kurma Favorit Umat Muslim di Dunia

Jadi, dari satu salat lima waktu ke satu salat lima waktu berikutnya, merupakan kaffarat. 

Demikian pula dari satu Jum’at ke Jum’at berikutnya. 

Kemudian untuk tahunannya adalah dari Ramadan ke Ramadan berikutnya, ini merupakan “Mukaffirat (penghapus dosa) di antara semua itu, jika dosa-dosa besar dijauhi.”

Dengan syarat tentunya, terhapuskan dengan izin Allah dan hanya dosa-dosa kecil saja menurut para ulama. 

BACA JUGA:Tips Jelang Ramadan: 10 Langkah Mudah Agar Puasa Gak Loyo dan Ibadah Lancar

BACA JUGA:Ramadan Makin Dekat! Bukan Cuma Ajwa, Ini Deretan Kurma Paling Laris di Dunia

Adapun dosa besar, maka harus dengan taubat nasuha.

Dan dalam satu hadits yang lain dalam Shahih Ibnu Khuzaimah, Imam Ahmad dan yang lainnya. 

Hadits ini shahih dan asalnya ada di dalam Shahih Muslim.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan bahwasanya Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam pernah menaiki satu mimbar lalu, Nabi mengucapkan: “Aamiin, Aamiin, Aamiin”.

BACA JUGA:Ingin Ramadan Lebih Bermakna? Jangan Lewatkan Persiapan Ini

BACA JUGA:Telkomsel Bongkar Momen Emas Ramadan, Trafik Digital Meledak 87 Persen Saat Sahur, Bikin Iklan ‘Auto-Nempel’

Kategori :