PALPRES.COM - Ciplukan atau Physalis angulata kerap dianggap tanaman liar karena tumbuh bebas di pekarangan maupun ladang.
Padahal, di balik bentuk buahnya yang kecil dan terbungkus kelopak, tanaman ini menyimpan potensi besar bagi kesehatan, termasuk dalam menjaga fungsi jantung.
Tanaman yang berasal dari kawasan Amerika Selatan ini telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Bagian buah, daun, hingga batangnya dipercaya mengandung senyawa aktif yang bermanfaat bagi tubuh.
BACA JUGA:Cuma Air Putih, Tapi Dampaknya Besar! Ini Efeknya pada Tubuh Setelah Puasa
BACA JUGA:Fakta Unik Tapak Dara: Tanaman Hias Penghasil Obat Kanker Paling Mahal
Kandungan Gizi dalam Tanaman Ciplukan
Manfaat ciplukan tidak lepas dari kandungan nutrisinya yang cukup lengkap.
Tanaman ini mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang berperan dalam menjaga kesehatan organ vital, terutama jantung.
Beberapa kandungan utama dalam ciplukan antara lain vitamin A, vitamin C, dan vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan alami.
BACA JUGA:Manfaat Luar Biasa Rebusan Daun Ini untuk Jantung, Terbukti Secara Medis?
BACA JUGA:Lebih dari Sekadar Pewarna Alami, Ini Khasiat Daun Suji bagi Tubuh
Selain itu, ciplukan juga mengandung mineral seperti kalium, magnesium, dan kalsium yang penting untuk menjaga keseimbangan tekanan darah.
Tak hanya itu, senyawa flavonoid, karotenoid, serta asam amino esensial turut memperkuat manfaat kesehatannya.
Manfaat Ciplukan bagi Kesehatan Jantung
Dalam pengobatan tradisional, ciplukan dikenal memiliki sejumlah khasiat yang berhubungan dengan kesehatan jantung.
BACA JUGA:Ibu Hamil Ingin Puasa? Ini 7 Tips Aman agar Janin Tetap Sehat