Namun senyawa firanokumarin dalam herba seledri dapat memicu terjadinya reaksi alergi.
Selain itu biji seledri dapat memengaruhi siklus menstruasi, sehingga minyak biji selederi sebaiknya tidak dikonsumsi oleh wanita.
Keempat, daun sereh wangi.
Daun dan akar sereh wangi berkhasiat sebagai penghangat badan, peluruh keringat, dan obat kumur, daun sereh wangi mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol.
Di samping daunnya juga mengandung minyak atsiri dengan sitral, sitronelol, geraniol, metilheptenon, eugenol-metilete, dipentel, eugenol, kadinen, kadinol, dan limonene.
Minyak atsiri daun dan akar sereh wangi dapat menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus, Streptococcus hemolitic, pseudomonas aeruginosa, Escherichia coli, bacilus subtilis, Salmonella typhimurium, Apergillus niger dan Candida albicans.