Takjil Khas Palembang Ini Sering Tertukar, Burgo, Celimpungan, Lakso dan Laksan Ternyata Berbeda!
Di antara beragam pilihan takjil buka puasa, burgo, celimpungan, lakso dan laksan menjadi kuliner khas Palembang yang kerap diburu-Dok-
PALEMBANG, PALPRES.COM – Bulan suci Ramadan selalu identik dengan aneka sajian khas yang menemani momen berbuka puasa.
Menjelang waktu Magrib, masyarakat Palembang ramai berburu takjil, mulai dari minuman manis hingga makanan tradisional bercita rasa gurih yang mengenyangkan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Di antara beragam pilihan takjil buka puasa, burgo, celimpungan, lakso dan laksan menjadi kuliner khas Palembang yang kerap diburu.
Meski sekilas tampak serupa karena sama-sama disajikan dengan kuah santan, keempatnya memiliki perbedaan dari segi bahan, bentuk, hingga cita rasa.
BACA JUGA:Jangan Keliru! Ini Perbedaan Cincau, Dawet, dan Kolang-kaling yang Sering Disangka Sama
BACA JUGA:War Takjil Favorit! 5 Kuliner Khas Palembang Ini Paling Diburu Saat Berbuka Puasa
Karenanya, menghadirkan sensasi tersendiri saat disantap sebagai menu pembuka berbuka puasa di bulan Ramadan.
Berikut perbedaan burgo, celimpungan, lakso dan laksan, empat kuliner khas Palembang yang sering dianggap mirip, padahal bahan, bentuk, dan cita rasanya berbeda:
1. Burgo
Bahan utama: Tepung beras + santan
BACA JUGA:Tak Pakai Drama! 4 Menu Buka Puasa Sehat Ini Jadi Favorit Anak
BACA JUGA:Takjil Favorit Ramadan! Begini Cara Membuat Es Kembang Tahu Sendiri di Rumah
Bentuk: Lembaran tipis seperti dadar, digulung lalu diiris

Setiap Ramadan, Burgo selalu jadi bintang di meja buka puasa. Kuah santan gurih yang hangat, adonan lembut yang mudah disantap, dan aroma bawang goreng yang menggoda- Wikipedia/Gunawan Kartapranata -
Kuah: Santan ringan, agak encer
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
