LAHAT, PALPRES.COM - Setelah Ahad Sore, 15 Februari 2026, meninjau kawasan Tepian Ayek Lematang.
Nah Senin pagi, 16 Februari 2026 Wakil Bupati (Wabup) Lahat, Widia Ningsih SH MH kembali turun langsung ke lokasi, untuk memastikan area sekitar tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung.
Konsistensi ini menjadi bukti bahwa kebersihan dan kenyamanan ruang publik adalah perhatian yang serius bukan sekadar seremonial.
Widia Ningsih menyampaikan, apresiasi kepada para petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat, yang setiap hari sigap menjaga kebersihan kawasan Ayek Lematang.
BACA JUGA:Naik Perahu Terjang Banjir, Wabup Ogan Ilir Pastikan Bantuan Sembako Sampai ke Tangan Warga
BACA JUGA:Solusi Macet Merapi Area: Wabup Lahat Targetkan Akses Jalan Hauling Khusus Batubara di 2027
"Berkat kerja keras dan dedikasi mereka, tepian sungai ini tetap terawat dan menjadi ruang terbuka yang asri dan hijau untuk dinikmati bersama," ungkap dirinya.
Tak lupa, dia menambahkan, kepada seluruh masyarakat yang datang berkunjung agar selalu membuang sampah pada tempatnya.
Menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama karena Lahat yang bersih dan indah dimulai dari kesadaran semua pihak.
"Tentu saja, dengan kawasan yang bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan akan menjadikan lokasi yang nyaman, dan enak dipandang mata serta memberikan pengarahan guna meningkatkan kualitas," paparnya.
BACA JUGA:Hapus 'Titipan', Wabup Ogan Ilir Tegaskan Pelantikan 135 Pejabat Berbasis Data Kinerja
BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Pimpin Apel Gabungan: ASN Harus Responsif dan Profesional Layani Rakyat
Dia mengemukakan, bahwasanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat terus semaksimal mungkin, membuat Tepian Ayek Lematang bersolek hingga menjadi cantik dan menarik perhatian wisatawan.
"In Syaa Allah, dengan demikian akan mampu menciptakan suasana aman dan kondusif, agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus mengaktifkan usaha mikro kecil menengah (UMKM)," sebut Widia Ningsih.
Dia meminta, dengan demikian ikon di Kota Lahat ini terus dipertahankan sehingga terciptanya lingkungan yang bersih, asri dan sehat bebas dari sampah, pun Ayek Lematang tidak akan tercemar.