BACA JUGA:Tetap Produktif Saat Puasa! Ini 8 Strategi Jitu Agar Kuat Bekerja Seharian
BACA JUGA:Berbuka Lebih Fresh! 7 Jus Buah Favorit Ini Cocok Dinikmati Saat Puasa
“Sesungguhnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wa sallam memasuki waktu subuh dalam keadaan junub karena jima’ dengan isterinya, kemudian beliau mandi dan berpuasa.”
2. Bersiwak.
Bersiwak bisa dilakukan kapan pun baik pagi, siang, sore atau malam hari, dan ini tidak masalah dan tidak membatalkan puasanya dan tidak memakruhkannya.
Dalam hadits shahih riwayat Al Bukhari 2/311, Muslim 252, Rasulullah bersabda:
BACA JUGA:6 Tips Traveling Saat Ramadan: Ibadah Tetap Khusyuk, Liburan Tetap Seru, Puasa Anti Bolong
BACA JUGA:Puasa Lebih Sehat! Ini Alasan Daun Pepaya Layak Dikonsumsi Saat Ramadan
“Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya aku suruh mereka untuk bersiwak setiap kali wudhu.”
Dalam riwayat lain menyebutkan: “Pada setiap salat.”
Nabi Muhammad tidak mengkhususkan bersiwak untuk orang yang puasa ataupun yang tidak berpuasa.
Berlaku umum bagi orang yang berpuasa atau tidak pada setiap berwudhu dan salat maka disunnahkan untuk bersiwak.
BACA JUGA:Bikin Tubuh Segar Lagi! Ini 10 Buah Paling Dianjurkan untuk Berbuka Puasa
BACA JUGA:Rahasia Sahur! Hikmah dan Keutamaan Menurut Ustadz Arief Budiman yang Jarang Diketahui
Kapanpun waktunya baik sebelum tergelincir matahari sebelum dhuhur atau setelahnya maka ini tidak masalah.
3. Berkumur dan Beristinsyaq.
Beristinsyaq adalah memasukan air ke dalam hidung ketika berwudhu.
Namun ketika dalam keadaan puasa tidak boleh berlebihan ketika beristinsyaq.