PALPRES.COM - Bintang Real Madrid, Kylian Mbappé, mengungkapkan pendapatnya bahwa Gianluca Prestianni dari Benfica seharusnya tidak menginjakkan kaki di Santiago Bernabéu pekan depan.
Hal ini tentu saja terjadi setelah pemain muda Argentina itu menjadi pusat kontroversi rasisme pada Selasa malam.
Real Madrid melakukan perjalanan ke Lisbon kemarin malam, untuk berhadapan dengan raksasa Portugal, Benfica, di Liga Champions.
Pada akhirnya, Los Blancos meraih kemenangan penting 1-0, untuk dibawa kembali ke Spanyol untuk leg kedua pekan depan.
BACA JUGA:AC Milan vs Como Berakhir Imbang Allegri Kartu Merah Asa Meraih Gelar Tersandung
BACA JUGA:Wolves 2-2 Arsenal: Debut Edozie Merusak Harapan Tim tamu Meraih Gelar Juara
Namun, seperti yang telah disebutkan di atas, pertandingan yang seharusnya menghibur itu dirusak oleh kejadian rasial selama babak kedua.
Setelah Gianluca Prestianni yang disebutkan sebelumnya terlihat menutupi mulutnya dengan jerseynya, Vinícius Jr. langsung menghampiri wasit untuk menyoroti pelecehan bermotivasi rasial yang dilakukan oleh pemain sayap tersebut.
Selanjutnya, seruan untuk menjatuhkan sanksi larangan bermain kepada Prestianni oleh UEFA telah menyebar luas.
Dan seperti yang telah disebutkan di atas, salah satu individu yang bersikeras bahwa pemain berusia 20 tahun itu tidak boleh bermain dalam kapasitas apa pun di Madrid minggu depan adalah Kylian Mbappe.
BACA JUGA:Bodo Glimt Hancurkan Inter di Leg Pertama Babak Play-Off Liga Champions
BACA JUGA:Massimiliano Allegri Hanya Ingin Lolos ke Liga Champion Jelang Laga AC Milan vs Como
Berbicara kepada media setelah kemenangan timnya yang diraih dengan susah payah di Estádio da Luz, penyerang Mbappé menjelaskan:
“Saya percaya Gianluca Prestianni seharusnya tidak datang ke Bernabéu, stadion terbaik di dunia. Dia tidak pantas mendapatkannya, dia seharusnya tidak bermain.”