PALPRES.COM - Menu berbuka puasa sering kali identik dengan hidangan manis, gorengan, serta aneka lauk bersantan yang menggugah selera.
Namun, bagi penderita asam urat, memilih menu berbuka tidak boleh sembarangan.
Salah konsumsi makanan justru bisa memicu nyeri sendi yang mengganggu ibadah dan aktivitas selama Ramadan.
Karena itu, penting memahami menu berbuka puasa yang aman agar tubuh tetap nyaman dan kadar asam urat tetap terkontrol.
BACA JUGA:Jangan Asal Buka Puasa! Ini 7 Makanan yang Aman untuk Lambung
BACA JUGA:Cuma Tanaman Pagar? Bunga Telang Ini Ternyata Punya Khasiat Luar Biasa!
Apa Itu Asam Urat?
Asam urat adalah kondisi ketika kadar asam urat dalam darah meningkat akibat penumpukan purin yang berlebihan di dalam tubuh.
Purin sendiri merupakan zat alami yang terdapat dalam beberapa jenis makanan dan juga diproduksi tubuh.
Jika kadar asam urat terlalu tinggi, kristal asam urat dapat menumpuk di persendian dan menyebabkan peradangan, nyeri, bengkak, bahkan kemerahan.
BACA JUGA:Penderita Asam Lambung Tetap Bisa Puasa! Ini Tips Aman agar Lambung Tak Kambuh
BACA JUGA:Terlihat Biasa di Pekarangan, Tanaman Ini Diam-Diam Punya Khasiat Herbal Dahsyat
Kondisi ini sering menyerang area seperti jempol kaki, pergelangan, hingga lutut.
Penderita Asam Urat Hindari Makanan Ini
Saat berbuka puasa, penderita asam urat sebaiknya menghindari makanan tinggi purin seperti jeroan (hati, usus, ampela), daging merah berlebihan, seafood seperti udang dan kerang, serta kaldu daging kental.
Gorengan berlemak tinggi dan minuman manis berlebihan juga tidak dianjurkan karena dapat memperburuk metabolisme tubuh dan memicu peningkatan kadar asam urat.
BACA JUGA:Tanaman Obat Ini Wajib Ada di Rumah, Khasiatnya Luar Biasa!