PALPRES.COM - Halaqah kali ini Ustadz Arief Budiman Lc membahas panduan salat tarawih sesuai sunnah.
Tata cara lengkap salat malam yang hanya ada di bulan Ramadan ini diambil dari Kitab Shifatu Shaum Nabi Muhammad Fi Ramadan.
Mengutip ilmiyyah.com, membahas Sifat Puasa Nabi Muhammad Pada Bulan Ramadan, karya 2 ulama terkemuka yakni Syaikh Salim bin Ied Al Hilali dan Syaikh Ali Hasan bin Abdul Hamid rahimahullah.
Ada beberapa poin penting mengenai salat tarawih yang dibahas Ustadz Arief Budiman, antara lain:
BACA JUGA:Sering Dianggap Remeh, Ustadz Arief Budiman Jelaskan 5 Pembatal Puasa yang Bisa Merusak Pahala Anda
BACA JUGA:Cara Berbuka Puasa Sesuai Syariat Menurut Ustadz Arief Budiman: Jangan Asal Kenyang!
1. Pensyari’atan Salat Tarawih
Salat tarawih disyari’atkan dilakukan secara berjama’ah dan hukumnya sunnah mu’akadah (sunnah yang ditekankan).
Ketentuan ini berdasarkan hadits shahih dalam Shahih Al Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiyallahu ‘anha.
Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam pada suatu malam awal bulan Ramadan, beliau keluar dan salat di masjid.
BACA JUGA:Siapa Saja yang Boleh Tidak Berpuasa Ramadan? Simak Penjelasan Ustadz Arief Budiman, Lc
BACA JUGA:9 Aktivitas yang Sering Dikira Membatalkan Puasa, Ternyata Boleh Kata Ustadz Arief Budiman Lc
Dan ada sebagian sahabat yang mengetahui hal itu maka sebagian sahabat pun ikut salat bersamanya.
Kemudian di pagi harinya mereka memperbincangkan salat tersebut.
Hingga berkumpullah banyak orang ketika Beliau salat, mereka-pun ikut salat bersamanya.
Mereka memperbincangkan lagi, hingga bertambah banyaklah penghuni masjid pada malam ketiga, Rasulullah keluar dan salat.