Kejahatan Siber di OKI Tertinggi Kedua di Sumsel, OJK Minta Masyarakat Waspada

Kamis 12-03-2026,17:59 WIB
Reporter : Mujianto
Editor : Mujianto

Jika korban atau masyarakat tidak waspada maka dalam waktu sekejap bisa menimbulkan kerugian, saldo bisa terkuras dengan cepat," bebernya.

BACA JUGA:Ramadan Berkah, ICONNET Sapa Pelanggan Loyal di Pangkal Pinang

Untuk itu, OJK bersama Polda Sumsel membangun kesamaan visi dengan memberikan edukasi agar kejahatan scam tidak memghantui masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak memberikan data pribadi secara sembarangan, tidak mengklik link-link tertentu yang bisa menyebabkan kerugian bagi masyarakat sendiri.

Sementara itu, Subdit 5 Panit 3 Kejahatan Siber Dit Intelkam Polda Sumsel, Bobby mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait Gerakan Sumsel Anti-Scam.

"Masyarakat yang menjadi korban agar segera melaporkan ke OJK, mudah-mudahan semakin cepat laporan yang diberikan dana kerugian bisa terselamatkan," tandasnya.

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Siap Layani Kebutuhan Energi di Rest Area KM 57 Tol Jakarta- Cikampek

Bupati OKI yang diwakili Kadis Kominfo OKI Adi Yanto menuturkan masyarakat sering menjadi korban kejahatan Siber akibat ketidaktahuan dan rendahnya kesadaran.

Diantaranya upload momen perayaan ulangtahun anggota keluarga, meng-klik link dan aplikasi tertentu yang dikirim pelaku penipuan.

"Mudah-mudahan kedepannya tidak ada lagi masyarakat Kabupaten OKI yang menjadi korban kejahatan Siber ini," tutupnya.

Kategori :