Ini adalah momen pendewasaan berukhuwah yang semakin merekatkan.
BACA JUGA:Waspada! Tanjakan dan Jalan Bergelombang Jadi Biang Kerok Macet Parah di Jalintim Muba Km 148
BACA JUGA:Tol Trans Sumatera Diserbu Pemudik, Trafik Harian Tembus 188.975 Kendaraan, Ini Ruas Terpadat
Anggap ini sebagai rahmat dan karunia yang indah agar kebhinekaan Indonesia semakin mendunia, menjadi mutiara kebanggaan kita di mata umat agama lain di dunia," tambahnya.
Lebih lanjut, Irwandi memberikan kelonggaran kepada para kader Mathla'ul Anwar, khususnya yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau yang tinggal di lingkungan dengan mayoritas masyarakat mengikuti pemerintah.
Ia mempersilahkan para kader untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggalnya jika berbeda dengan maklumat organisasi.
"Intinya, perbedaan penetapan 1 Syawal ini jangan sampai menjadi beban dalam hidup bermasyarakat.
BACA JUGA:Ratusan Jemaah di Palembang Rayakan Idulfitri Lebih Dulu, Khatib Singgung Konflik Dunia Islam
Kader Mathla'ul Anwar boleh mengikuti anjuran pemerintah, apalagi bagi yang berstatus ASN atau masyarakat yang lingkungannya mengikuti hasil ketetapan pemerintah.
Mari kita bergembira menyambut kemenangan yang fitri tanpa beban dan keterpaksaan," tutup Irwandi.
Dengan imbauan ini, diharapkan perayaan Idul Fitri 1447 H di Provinsi Banten, khususnya di kalangan warga Mathla'ul Anwar, dapat berjalan dengan penuh suka cita, damai, dan saling menghormati. ***