PALEMBANG, PALPRES.COM - Polda Sumatera Selatan melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I dalam rangka seleksi Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul dan profesional.
Kegiatan ini berlangsung di Sport Science Center Jakabaring Sport City Palembang, Senin 13 April 2026 mulai pukul 06.00 WIB.
Sebanyak 200 peserta mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan dengan standar medis ketat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si. sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap proses seleksi.
BACA JUGA:Polda Sumsel Bedah 40 Rumah Warga Secara Serentak, Kapolda: Polri Tidak Boleh Berjarak dari Rakyat
BACA JUGA:Menyentuh Hati, Direktorat Intelkam Polda Sumsel Sambangi Panti Asuhan Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Pelaksanaan Rikkes Tahap I merupakan implementasi program Presisi Polri yang menekankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (Betah).
Melalui proses ini, Polda Sumsel memastikan setiap peserta memiliki kondisi kesehatan fisik dan mental yang memenuhi syarat untuk menjalankan tugas kepolisian.
Rangkaian pemeriksaan meliputi tes kesehatan menyeluruh, antara lain pemeriksaan mata, THT, gigi, tekanan darah, serta komposisi tubuh.
Tim medis dari Biddokkes Polda Sumsel juga melakukan pemeriksaan fisik lanjutan untuk memastikan kesiapan biologis peserta.
BACA JUGA:Hanya 127 Orang Terpilih! Intip Ketatnya Persaingan Seleksi Akpol 2026 di Jakabaring
BACA JUGA:Pastikan Personel Profesional, Polda Sumsel Audit Ketat Izin dan Kondisi Senjata Api
Untuk menjamin integritas seleksi, panitia menerapkan sistem coding peserta yang diawasi oleh pengawas internal dari Propam dan Itwasda, serta pengawas eksternal.
Hasil pemeriksaan diumumkan secara terbuka melalui layar proyektor di lokasi, sehingga peserta dapat langsung mengetahui hasilnya.
Karo SDM Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif dan tanpa dipungut biaya.