”Tahun ini persaingannya sangat ketat, tim pelatih sampai harus menambah jam latihan untuk pemain dan jam meeting karena persaingannya memang ketat sekali, terutama untuk tim putra,” ujar Vlahov.
BACA JUGA:Espanyol 0-2 Real Madrid: Gol Vinicius Menunda Penobatan Gelar Juara LaLiga Barca
BACA JUGA:Manchester United 3-2 Liverpool: Mainoo Mengamankan Kualifikasi Liga Champions dengan Gol Kemenangan
Dari jajaran 24 nama pemain terbaik yang masuk DBL All-Stars, ada beberapa cerita menarik salah satunya adalah Praisey Blessed dan Miracle Christiano.
Praisey yang berasal dari SMA BPK Penabur Cirebon, tahun sebelumnya juga berhasil menjadi All-Star.
Tahun ini, sang adik Christiano, yang mewakili SMA Raffles Christian School, menyusul mengisi All-Stars di line up putra.
Praisey dan Ano mengulang cerita kakak beradik yang sama-sama lolos dan berangkat bareng sebagai skuad All-Stars.
BACA JUGA:Preview: Espanyol Menjamu Real Madrid yang Terluka di LaLiga
BACA JUGA:Liga Premier Manchester United vs Liverpool: Laga Penting Menuju Zona Liga Champions
Kakak dan adik pertama yang pernah berseragam skuad elite DBL Indonesia All-Star datang dari DBL Pontianak.
Hutomo Rio Pangesthio dan Rivaldo Tandra Pangesthio. Keduanya sempat berangkat bersama ke Amerika Serikat pada DBL All-Star 2012.
”Seneng banget pastinya bisa terpilih All-Star, apalagi kakak (Praisey, red) juga masuk.
Kita memang di rumah kayak tikus sama kucing yang suka berantem.
BACA JUGA:Osasuna 1-2 Barcelona: Langkah Besar Mempertahankan Gelar Juara LaLiga
BACA JUGA:Arsenal 3-0 Fulham: Gyokeres dan Saka Mengamankan Enam Poin di Puncak Klasemen
Tapi, sebenarnya kita sangat sayang dan support satu sama lain, jadi aku senang banget bisa berangkat ke luar negeri sama kakak. Kita akan seru-seruan pokoknya!,” ujar Ano.