PALPRES.COM - Punya anabul (anak bulu) di rumah itu memang hiburan luar biasa.
Tingkahnya yang mager, mendengkur halus saat dielus, sampai aksi randomnya selalu sukses bikin kita gemas.
Tapi jujur saja, memelihara kucing itu tanggung jawabnya jauh di luar urusan "yang penting mangkuk makannya penuh".
Kucing memang terkenal sebagai hewan yang mandiri dan cuek.
BACA JUGA:Sering Merasa Stuck dan Kehabisan Energi? Coba 5 Ritual Istirahat Ini untuk Reboot Pikiranmu
Namun, di balik sifat indie-nya itu, mereka makhluk yang sangat sensitif.
Lingkungan yang berisik, kotak pasir yang kotor, atau jam makan yang berantakan bisa bikin mereka stres, murung, dan gampang jatuh sakit.
Jadi, kalau kita mau anabul berumur panjang dan selalu ceria, ada beberapa hal mendasar yang wajib kita perhatikan dengan cara yang lebih telaten.
1. Isi Piring yang Sesuai Kebutuhan
BACA JUGA:Sering Ngopi Sambil Scroll Medsos? Hati-Hati, Kebiasaan Ini Malah Bikin Otak Kamu Tambah Stres
BACA JUGA:Kulit Sehat dan Tubuh Bugar? Ternyata Ada di Buah Nanas
Makanan adalah modal utama kesehatan anabul. Ingat, kebutuhan gizi anak kucing (kitten), kucing dewasa, dan kucing senior yang sudah sepuh itu berbeda-beda.
Karena mereka adalah karnivora sejati, pastikan bahan utama makanan mereka adalah protein hewani, bukan karbohidrat berlebih.
Jauhkan makanan manusia yang berbumbu tajam, cokelat, bawang-bawangan, atau tulang ayam yang tajam.
Jangan lupa juga untuk selalu menyediakan air bersih yang diganti setiap hari biar ginjal mereka tetap aman dari dehidrasi.