BACA JUGA:Gak Mirip Minyak Goreng! 4 Parfum Lokal Aroma Kelapa Ini Justru Wanginya Mewah dan Tahan Seharian
BACA JUGA:Jangan Remehkan Daun Kelor! Ini 8 Manfaatnya yang Jarang Diketahui Banyak Orang
Jangan lupa belikan scratching post (talenan garukan) kalau Anda tidak mau sofa atau gorden rumah hancur dicakar.
Satu lagi, pastikan kabel-kabel yang terkelupas, tanaman hias yang beracun buat hewan, dan cairan pembersih lantai disimpan di tempat yang tidak bisa mereka jangkau.
7. Peka terhadap Kesehatan Mental Mereka
Kucing juga bisa depresi dan cemas.
BACA JUGA:Anti-Luntur Biarpun Berkeringat! 4 Cushion Rp100 Ribuan Ini Siap Jaga Makeup Tetap On-Point Seharian
BACA JUGA:6 Tanaman Hias Estetik Ini Cocok Buat Kamu yang Sibuk, Rumah Auto Lebih Hidup
Biasanya tandanya terlihat dari perubahan perilaku: tiba-tiba suka bersembunyi di tempat gelap, mendadak galak, ngeong-ngeong terus tanpa sebab, atau malah tidak nafsu makan.
Kalau lingkungan rumah lagi berubah (misalnya ada perabot baru atau pindah rumah), beri mereka waktu untuk adaptasi.
Jangan dipaksa untuk langsung keluar atau berinteraksi kalau mereka masih takut.
8. Kunci Utamanya: Konsistensi
BACA JUGA:Kandungan Omega-3 Kalahkan Salmon! Ini 6 Ikan Lokal Murah Meriah di Pasar yang Bikin Otak Cerdas
BACA JUGA:Jangan Dibuang! Sulap Botol Galon Bekas Jadi Kebun Sayur Vertikal, Solusi Cerdas Hemat Belanja Dapur
Kucing adalah makhluk yang sangat menyukai rutinitas.
Mereka akan merasa aman kalau tahu jam berapa mereka akan diberi makan, kapan kotak pasirnya dibersihkan, dan kapan waktu mereka bisa santai.
Rutinitas yang teratur ini juga membantu kita mendeteksi lebih cepat kalau ada sesuatu yang salah dengan kondisi fisik mereka.
Oke, merawat kucing memang butuh komitmen dan kesabaran ekstra.