Gubernur Herman Deru Ungkap Dampak Nyata Program Sultan Muda di Ajang TPKAD Award 2026

Minggu 02-08-2026,13:42 WIB
Reporter : Kgs Yahya
Editor : Kgs Yahya

Pada kesempatan itu, Herman Deru juga menegaskan bahwa Program Sultan Muda sangat efektif dalam memperluas akses keuangan sekaligus mengakselerasi perekonomian daerah melalui pembiayaan produktif bagi masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK, dan industri jasa keuangan mampu membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Bahkan, melalui Program Sultan Muda XporA, pembiayaan dihubungkan dengan pengembangan komoditas unggulan daerah.

BACA JUGA:Nikah Hemat di 2026! Booking di Mini Food Test The Sultan Palembang, Bisa Dapat Gratis Venue Akad & Makan

BACA JUGA:Tampil Lebih Sultan! Honda PCX160 2026 Meluncur dengan Warna Premium 'Signature Brown' yang Mewah

Sementara itu, terbentuknya ekosistem ketertelusuran ekspor mampu memperkuat daya saing produk daerah sekaligus memperluas peluang pasar global.

Herman Deru berharap Program Sultan Muda yang digagasnya mampu mengantarkan Sumsel meraih TPKAD Award 2026.

Ia juga memohon dukungan dan doa seluruh masyarakat agar upaya tersebut membuahkan hasil.

Dalam sesi penilaian, Guru Besar Universitas Brawijaya Prof. Dr. Candra Fajri Ananda mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi Sumsel, khususnya dalam mengurangi ketergantungan terhadap fluktuasi harga komoditas melalui hilirisasi.

BACA JUGA:Sidak SPBU Bareng Herman Deru, Pertamina Patra Niaga Pastikan BBM Subsidi di Sumsel Tepat Sasaran

BACA JUGA:Rute Jakarta-Pagaralam Dinilai Strategis, Ini Harapan Gubernur Herman Deru untuk Garuda Indonesia

Menurutnya, Program Sultan Muda merupakan langkah positif dalam membangun basis pelaku usaha baru yang ke depan berpotensi memperluas basis penerimaan daerah.

Ia juga mendalami berbagai aspek ekosistem program, mulai dari skema pembiayaan perbankan, perlindungan pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan, hingga strategi menjaga daya saing ekspor.

Menanggapi hal tersebut, Herman Deru menjelaskan bahwa hilirisasi telah mulai menghasilkan berbagai produk bernilai tambah, seperti ekspor arang batok kelapa dan pengembangan bioavtur berbahan dasar kelapa yang dikembangkan oleh anak-anak muda di Kabupaten Banyuasin.

Apresiasi juga disampaikan oleh Tim Asesmen OJK, M. Ismail Riyadi. Ia menilai paparan Gubernur Sumsel disampaikan secara lengkap dan komprehensif.

BACA JUGA:Buka Sultan Muda Fair, Herman Deru Optimistis Sektor Ini Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Daerah

Kategori :