2. Mata bisa merah dan terasa perih
Jangan kaget jika mata mendadak terasa pedih, berair, atau kemerahan ketika abu beterbangan.
Partikel abu memiliki sifat kasar dan abrasif sehingga dapat mengiritasi bahkan menggores permukaan depan mata.
Karena itu, berada di luar rumah ketika hujan abu tanpa perlindungan mata bukanlah ide yang bagus.
Kacamata pelindung dapat membantu mengurangi kontak langsung abu dengan mata.
BACA JUGA:Benarkah Mandi Malam Hari Jadi Penyebab Paru-Paru Basah? Simak Penjelasan Ini
BACA JUGA:Rumah Tetap Fresh Meski Kabut Asap Menyerang! Ini 5 Tanaman Hias yang Bisa Bantu Saring Polusi Udara
3. Kulit dapat mengalami iritasi
Abu vulkanik yang menempel pada kulit juga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan iritasi.
Debu yang menempel sebaiknya dibersihkan dengan hati-hati dan masyarakat dianjurkan menutup kulit dengan pakaian yang sesuai ketika harus beraktivitas di luar ruangan.
Hindari menggosok kulit terlalu keras agar partikel abu tidak menyebabkan iritasi yang semakin parah.
4. Bisa memperburuk kondisi penderita asma
Bagi penderita asma dan orang dengan penyakit paru kronis, abu vulkanik bukan sekadar gangguan kecil.
Paparan abu dan gas vulkanik dapat memperburuk gejala pernapasan.