Saya Tidak Lulus SMA (Seri 3)

Jumat 02-10-2026,13:34 WIB
Reporter : Trisno Rusli
Editor : Trisno Rusli

Karena segala kemudahan itulah, juco menjadi "jembatan" penting untuk banyak orang. Andai tidak lanjut ke universitas, seseorang bisa mendapatkan gelar Associate Degree dari juco. Itu gelar sarjana pendidikan tinggi dua tahun di Amerika.

BACA JUGA:Peringkat Dunia QS WUR 2027: Daftar 4 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi Pemeringkatan Global Terbaru

BACA JUGA:4 Kampus Jurusan Psikologi Terbaik di Jakarta, Pilihan Favorit Calon Mahasiswa

Kalau dia mau lanjut ke gelar Bachelor atau S1, dia hanya tinggal menambah dua tahun lagi di universitas mana pun. Bila nilainya bagus, tidak tertutup kemungkinan bagi dia untuk diterima di universitas papan atas Amerika.

Ada banyak anak Amerika yang tidak lulus SMA, tapi kemudian dapat nilai bagus di juco, lalu mendapatkan beasiswa di universitas!

Kebijakan orang tidak boleh kehilangan hak mendapatkan pendidikan benar-benar ada wujudnya. Sampai tingkat perguruan tinggi.

Tak heran bila banyak orang memilih jalur ini. Tak heran pula bila banyak siswa internasional juga memilih jalur lewat juco ini.

BACA JUGA:Buka 891 Formasi di 18 Kampus: Syarat Lengkap, Tinggi Badan, dan Jadwal Seleksi Pendaftaran Sekolah Kedinasan

BACA JUGA:Biarkan Kampus Tumbuh dari Akarnya

***

Melompati SMA akhirnya benar-benar jadi solusi buat perjalanan akademik saya. Nilai TOEFL saya jauh di atas cukup. Tes kemampuan juga aman. Hanya tinggal masalah timing.

Pada akhir 1994 dan beberapa bulan awal 1995, saya mengikuti anjuran. Saya mengambil sekolah bahasa Inggris dulu. Hitung-hitung sambil mematangkan lagi bahasa Inggris saya. 

Kebanyakan "teman-teman" saya di sekolah bahasa itu adalah calon-calon mahasiswa S2. Datang dari berbagai negara di dunia. Asia, Afrika, dan Eropa. Kadang ada yang dari Indonesia, termasuk yang dikirim oleh instansi-instansi BUMN untuk sekolah S2 di Amerika.

Antara 1994-1995, total sekitar enam bulan saya sekolah bahasa di Sacramento. Di usia 17 tahun, dengan teman-teman sekelas yang kebanyakan usia di atas 25 tahun. Bahkan banyak sudah 30-an dan dari kalangan profesional. Dari berbagai negara di dunia.

BACA JUGA:GOKIL BINGIT! Kilang Plaju Invasi Kampus Palembang, Mahasiswa Auto Didapuk Jadi Agent of Change Energi!

BACA JUGA:Banggakan Indonesia! ITB Jadi Kampus Teknik Sipil Terbaik di Dunia Versi QS WUR by Subject 2026

Kategori :